Berita Foto Advertorial

Mahasiswa Teknik Elektro PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Olah Air Sampah Jadi Energi Listrik

Mahasiswa Teknik Elektro PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Olah Air Sampah Jadi Energi Listrik

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM memberikan penghargaan kepada mahasiswa. | Dokumentasi

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM memberikan penghargaan kepada mahasiswa. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswa S1 Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Teknokrat Indonesia sukses menampilkan pengolahan air sampah menjadi energi listrik terbarukan pada Expo FTIK Universitas Teknokrat Indonesia dengan tema “Membangun Generasi Indonesia Emas 2045 melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna”.

Mereka mempresentasikan hasil karya energi terbarukan dengan tema mengolah energi yang sudah ada menjadi energi terbarukan.

Karya ini merupakan salah satu perwujudan dari visi Himpunan Mahasiswa  S1 Teknik Elektro FTIK Universitas Teknokrat Indonesia menjadi himpunan kreatif, inovatif, dan unggul dalam kegiatan akademik pada tahun 2025.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh manajemen dan  dosen FTIK Universitas Teknokrat Indonesia yang juga sebagai juri pada penilaian presentasi. Dari hasil tersebut yang telah dipresentasikan, lalu dimodifikasi dan ditampilkan pada acara Expo FTIK Universitas Teknokrat Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan FTIK Universitas Teknokrat Indonesia PTS Terbaik Sumatera ini  mengusung tema “Energi Terbarukan” yang merupakan mengolah energi yang dapat diperbarui yang dapat dimanfaatkan dan diolah kembali baik dari alam maupun limbah seperti air, angin, dan air sampah menjadi suatu energi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pada ekspo ini, mempromosikan hasil pekerjaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH), Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB), Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa, Pengolahan Air Sampai Menjadi Energi Listrik Terbarukan, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di hadapan siswa SMK dari berbagai daerah di Lampung.

Salah satu karya dari S1 Teknik Elektro adalah pembangkit listrik dari air limbah sampah oleh tim Xaviora. Tim Xaviora yang beranggotakan Muhammad Reza Zulkarnain, Sony Adi Saputra Alexsander, dan Novan Dwiki Amanda. Mereka mengembangkan karyanya menggunakan dari barang barang yang sudah tidak terpakai.

Adapun alat dan bahan  yang digunakan dalam riset ini  adalah 6 stoples, kabel tembaga (Cu), seng (Zn), selang, sensor MQ4, kabel jumper, lampu, baterai, dan joule thief.

Sedangkan kenapa alat ini dibuat adalah dengan tujuan untuk memanfaatkan limbah air sampah yang tidak terpakai di masyarakat menjadi energi listrik.

“Adapun alasan lainnya dengan membuat alat ini karena setiap hari selalu ada sampah berton-ton. Masyarakat tidak mengetahui bahwa sampah tertentu bisa mengalirkan energi listrik. Oleh karena itu, kami membuat alat ini untuk melihat berapa banyak sampah yang dapat mengalirkan energi listrik,” kata Reza, mahasiswa Teknik Elektro dari tim Xaviora.

Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK Dr. Dedi Darwis S.Kom., M.Kom. memberikan apresiasinya kepada mahasiswa atas kreasi dan keberanian mereka dalam mempresentasikan market tersebut dan mempromosikan juga di acara Expo 2022.

Dedi juga berharap akan ada kegiatan-kegiatan positif lainnya dari Himpunan Mahasiswa S1 Teknik Elektro FTIK Universitas Teknokrat Indonesia terutama kegiatan yang dapat memacu mutu, disiplin, kreatif dan inovasi mahasiswa dalam hal yang bersifat akademik.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, karya semacam ini bermanfaat untuk masyarakat. Masyarakat bisa diedukasi agar bisa memanfaatkan limbah yang selama ini dibuang begitu saja.

Mahathir mendorong mahasiswa dan dosen agar mampu mengaplikasikan teori perkuliahan dalam ranah yang nyata. Hal ini akan bermanfaat buat masyarakat. Ia mengatakan, di situlah letak pengabdian kampus.

Mahathir juga mengapresiasi karya ini. Ia memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa yang mempunyai talenta di bidang ini. Ia menilai, apa yang selama ini ditunjukkan mahasiswa Teknokrat sangat menginspirasi. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda