Berita Foto Advertorial

PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Lomba Pertama Kontrol Internet of Things di Indonesia

PTS Terbaik Sumatera Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Lomba Pertama Kontrol Internet of Things di Indonesia

Perlombaan kontrol Internet of Things. | Dok

Perlombaan kontrol Internet of Things. | Dok

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Himpunan Mahasiswa (Hima) dari S1 Teknik Komputer Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Teknokrat Indonesia yang dikenal dengan Computer Enginering Student Assosiation (CESA) tidak pernah lepas dari inovasi.

Setelah rangkaian ekspo yang diadakan oleh FTIK Universitas Teknokrat Indonesia pada akhir Januari 2022, kali ini CESA mengadakan perlombaan kontrol Internet of Things (IoT) yang disebut dengan TK/CC/Vol.1 (Teknik Komputer Controlling Cup Vol.1) dengan tema “RC Car dengan IoT dan Smartphone”.

Aplikasi Smartphone dan Sistem Paralel yang berfokus pada pengendalian RC Car. Perlombaan ini adalah keluaran dari dua matakuliah yang diampu oleh Dosen Universitas Teknokrat Indonesia yaitu mata kuliah Pemrograman Visual yang berfokus kepada Aplikasi Smartphone dan Sistem Paralel yang berfokus pada pengendalian RC Car.

Dengan kedua mata kuliah tersebut terciptalah perlombaan Kontrol IoT pertama di Indonesia.

Perlombaan ini adalah pembuka ide-ide inovasi dalam hal controlling IoT, pengembangan dari Controlling ini nantinya akan berguna dalam matakuliah yang akan di ambil pada semester selanjutnya yaitu IoT.

Program studi S1 Teknik Komputer FTIK Universitas Teknokrat Indonesia yang berfokus pada IoT akan selalu mengembangkan ide-ide inovatif yang berhubungan dengan IoT dengan harapan kedepannya S1 Teknik Komputer di Universitas Teknokrat Indonesia akan menjadi program studi  yang akan membawa perkembangan IoT di Indonesia.

Perlombaan ini merupakan awal dari Visi jangka panjang Program Studi S1 Teknik Komputer FTIK Universitas Teknokrat Indonesia. Tahun depan, perlombaan ini dibuka untuk Provinsi Lampung di tahun ke-3 akan dibuka untuk Sumbagsel, di tahun ke-4 akan dibuka perlombaan bertaraf nasional dan seterusnya hingga perlombaan ini menjadi bertaraf Internasional.

Dengan memanfaatkan ilmu yang di dapat pada mata kuliah Pemrograman Visual, mahasiswa membuat sebuah aplikasi yang dapat berjalan di telepon seluler untuk dapat mengendalikan RC Car.

Kemudian pada matakuliah sistem paralel mahasiswa melakukan modifikasi pada RC Car sehingga memiliki kemampuan kendali jarak jauh dengan menggunakan jaringan nirkabel.

Perlombaan ini memiliki beberapa cabang lomba, yaitu Drag Race untuk mengetahui RC Car tercepat, Zig Zag Race untuk melihat kemampuan berbelok dari RC Car dan Controlling Cup yang menjadi perlombaan utama dengan Srikuit mandalika mini yang diambil dari model sirkuit mandalika.

Beberapa divisi perlombaan juga mengharuskan RC Car memiliki kamera yang digunakan untuk mengendalikan RC Car dari ruangan yang berbeda.

Perlombaan ini tidak hanya berfokus pada RC Car, media lain pun dapat di jadikan perlombaan. Karena inti dari perlombaan ini adalah controlling sehingga peralatan tempur seperti tank baja, drone, boat, ataupun alat berat seperti ekskavator atau truck pengangkut dapat juga dilombakan.

Sementara itu Ketua Program Studi S1 Teknik Komputer Styawati, S.Kom. M.Cs. menyampaikan apresiasi atas perlombaan yang dilakukan oleh mahasiswa.

“Ke depannya mahasiswa dapat menggunakan teknologi yang sudah dipelajari untuk dapat mengembangkan inovasi-inovasi dengan dasar IoT yang dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H Mahathir Muhammad, SE., MM. menyampaikan sangat bangga dan selalu mendukung kegiatan Hima dalam inovasi dan karya yang menumbuhkan mahasiswa untuk selalu berfikir dan berkarya.

Dengan adanya perlombaan ini adalah awal mencari mahasiswa yang terbaik dalam  untuk persiapan perlombaan nasional dan internasional.

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FTIK Universitas Teknokrat Indonesia Dr. Si. Dedi Darwis, M.Kom.

Ia menyampaikan, saat ini mata kuliah program studi di lingkungan FTIK Universitas Teknokrat Indonesia menerapkan outcome base learning yang langsung dapat diterapkan ke masyarakat.

Ia berharap ke depannya mahasiswa FTIK Universitas Teknokrat Indonesia dapat menerapkan inovasi teknologi tepat guna yang dapat diterapkan pada green campus dan green house. []

 

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda