Mahasiswa magang Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia sudah menyiapkan mahasiswa sejak dini untuk mampu bersaing di dunia kerja. Untuk tercapainya hal tersebut, salah satunya adalah mahasiswa wajib melaksanakan praktik kerja lapangan.
Perusahaan-perusahaan di Bandar Lampung mengapresiasi mahasiswa PL) yang diselenggarakan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI).
Mahasiswa FTIK UTI sangat membantu perusahaan pada saat PKL karena sebelum dilaksanakan PKL mahasiswa dibekali oleh keterampilan untuk menunjang kebutuhan PKL.
PKL wajib bagi mahasiswa UTI karena PKL adalah mata kuliah. PKL ini memiliki nilai SKS-nya tersendiri sehingga mahasiswa wajib mengambil mata kuliah ini.
Program PKL di Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun yang terbagi dalam tiga periode yaitu pada setelah semester ganjil, semester genap dan semester pendek.
Diperuntukan mahasiswa yang telah menyelesaikan 100 SKS, program PKL ini juga merupakan program wajib untuk dapat menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan. Demikian kata Muhaqiqin, S.Kom., M.T.I., koordinator PKL.
Tujuan utama PKL yang diselenggarakan oleh UTI yaitu untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan dari setiap mahasiswa yang mengikuti program tersebut. Tidak hanya itu, pengalaman yang didapat juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing mahasiswa UTI dalam dunia kerja nantinya.
Program PKL memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengetahui kehidupan dan situasi kerja dan apa yang dilakukan di tempat kerja.
Dengan kata lain, PKL memberikan mahasiswa pemahaman tentang etos kerja, profesionalisme, disiplin kerja, cara berkomunikasi, melatih keterampilan mahasiswa dalam bidang kajian yang ditekuninya, dan mengasah kemampuan mahasiswa dalam pemecahan masalah terutama di tempat kerja.
Serta menambah keterampilan mahasiswa dan memaksimalkan potensi yang ada dalam diri mahasiswa dan lainnya.
Di sisi lain, PKL juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menerapkan keilmuan dan pengetahuannya selama perkuliahan.
Kemudian, PKL mampu meningkatkan hubungan kerja sama antara kampus dan instansi yang menjadi tempat PKL mahasiswa sehingga terjadi kolaborasi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan perusahaan/lembaga, instansi yang menjadi tempat magang.
Setiap mahasiswa yang akan melaksanakan program PKL selain mendapatkan mata kuliah sesuai dengan program studinya masing-masing.
Mereka juga dibekali berbagai keterampilan yang juga menjadi syarat wajib mahasiswa sebelum melaksanakan PKL. Keterampilan yang diberikan seperti penggunaan aplikasi komputer yang diperlukan di dunia kerja yakni Microsoft Office, Myob dan juga desain grafis.
Selain itu keterampilan berkomunikasi dan kemampuan dasar pemasaran serta keterampilan kesekretarisan seperti surat menyurat, dokumentasi data dan mengatur rapat, juga harus sudah dikuasai oleh mahasiswa.
Selain keterampilan tersebut mahasiswa yang akan PKL juga mendapatkan pembekalan mengenai dunia kerja baik dari pihak internal Universitas Teknokrat Indonesia maupun ekternal (instansi pemerintah dan perusahaan).
FTIK UTI melaksanakan program PKL setiap tahunnya yang dibagi dalam tiga periode, yaitu semester ganjil, semester depan dan semester pendek. PKL Periode semester ganjil yang sudah dimulai sejak bulan November 2021 dan baru saja berakhir pada Januari 2022.
Dalam periode PKL ganjil ini terdapat 95 orang mahasiswa dari FTIK UTI yang terdiri dari Program Studi S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, S1 Teknologi Informasi, S1 Teknik Komputer, S1 Teknik Elektro, dan S1 Teknik Sipil yang mengikuti PKL dan melibatkan sebanyak 51 mitra perusahaan yang terdiri dari instansi pemerintah, BUMN, dan perusahaan swasta.
Wakil Dekan bidang akademik, Dr. Dedi Darwis, S.Kom., M.Kom. FTIK Universitas Teknokrat Indonesia mengapresiasi dan mendukung kegiatan PKL mahasiswa FTIK sebagai pembuktian bahwa ilmu yang didapatkan mahasiswa FTIK pada saat kuliah mampu diimplementasikan pada dunia kerja sesuai dengan bidangnya.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, mahasiswa Teknokrat sudah diincar perusahaan sebelum mereka lulus. Apalagi yang selama PKL menunjukkan kinerja yang bagus. Ini, kata dia, tak lepas dari bimbingan dosen. Tidak hanya dari kemampuan akademik dan teknik, melainkan didikan agar punya sikap yang terhormat.
Mahathir bilang, di Teknokrat semua mahasiswa diajarkan budi pekerja dan kepribadian yang baik. Sehingga ini menjadi bekal mereka saat mencari atau membuka lapangan pekerjaan. []
