Pengurus Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) Provinsi Lampung masa bakti 2021-2026. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pengurus Himpunan Peneliti Indonesia (Himpenindo) Provinsi Lampung masa bakti 2021-2026 dilantik dan dikukuhkan Ketua Umum Himpenindo Pusat Syahrir Ika, di Aula Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kementerian Pertanian, Jumat, 17/12/2021.
Acara berlangsung dengan khidmat dan diikuti pengurus baru dengan disaksikan undangan dari pemangku kepentingan di Provinsi Lampung. Hadir sebagai undangan antara lain Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, Kepala Balai Penelitian Teknologi Pertanian BRIN Widi Astuti, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Eva Krisna, Kepala Balai Penelitian Teknologi Pertanian Jekvy Hendra yang diwakili Kasubag TU Arfi Irawati, Dekan Fakultas Pertanian Unila, dan Direktur Politeknik Negeri Lampung.
Dalam kepengurusan yang pertama ini, Himpenindo Provinsi Lampung dinahkodai Robet Asnawi, peneliti ahli utama dari BPTP Lampung yang mempunyai kepakaran penelitian di bidang ekonomi dan kebijakan pertanian.
Mengawali sambutan, pria kelahiran Kotabumi, 1 Februari 1964 ini optimistis bahwa Himpenindo Provinsi Lampung dapat menjadi wadah aspirasi dan wadah kolaborasi insan peneliti yang ada di Provinsi Lampung dalam mewujudkan misi pembangunan nasional.
“Sebenarnya ini adalah musibah bagi saya pada saat Musprov memberikan amanah yang begitu berat ini. Tapi, saya yakin dan percaya, dengan kebersamaanlah, organisasi ini bisa mencapai tujuannya,” ujar pria yang sudah membuat ratusan karya ilmiah ini.
Ia menambahkan, Himpenindo Provinsi Lampung akan terus menjalin dan merangkul pemangku kepentingan, Pemda, perguruan tinggi, dan peneliti swasta.
Sementara itu, Ketua Umum Himpenindo Pusat Syahrir Ika berpesan agar Himpenindo Provinsi Lampung dapat secara aktif terlibat dalam event-event yang diselenggarakan Himpenindo Pusat serta dapat menjadi tempat berkumpul dalam menebar manfaat bagi dunia kepenelitian dan dapat menjadi mitra strategis bagi pemangku kepentingan lainnya.
Syahrir Ika juga menekankan keberadaan Himpenindo dapat menjadi ajang berinovasi untuk mengintegrasikan seluruh peneliti ASN yang saaat ini tersebar di beberapa kementerian/lembaga sebagai imbas dari bersatunya peneliti di bawah bendara BRIN. Sebab, amanat Presiden sangat jelas melalui Perpres Nomor 78 Tahun 2021 yang menjadi dasar hukum pengintegrasian peneliti di seluruh kementerian/lembaga nonkementerian(K/L) ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
“Menurut saya, ini baru satu-satunya lompatan besar dalam sejarah berdirimya bangsa Indonesia untuk menyatukan seluruh lembaga penelitian di K/L Non Kementerian yang selama ini kebijakannya masih menonjolkan lembaganya masing-masing. Selain itu, integritas peneliti harus selalu dijaga sesuai dengan kode etik peneliti yang harus kita junjung tinggi,” imbuh peneliti dari Kementerian Keuangan itu.
Di akhir acara, Kepala Balitbangda Provinsi Lampung dalam sambutannya melalui Zoom juga mengucapkan selamat kepada pengurus Himpenindo Provinsi Lampung yang baru dilantik.
“Saya ucapkan selamat kepada para pengurus, saya yakin dan percaya bahwa kehadiran Himpenindo di Lampung akan dapat membawa atmosfer positif dan menjadi mitra strategis dalam memajukan iklim penelitian di Bumi Lampung ini dan menjadikan rakyat Lampung berjaya, sesuai visi Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dalam Renstra 2019-2024,” ungkap Hamartoni yang juga pernah menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung itu.
Di akhir sambutannya, Hamartoni menyambut baik dan mengajak para pengurus Himpenindo yang baru dilantik untuk berkolaborasi dengan Balitbangda Provinsi/Kabupaten/Kota. []
