Kemah tematik Ponpes Baitul Muslim Lampung Timur. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Way Jepara – Pondok Pesantren Tahfizh Baitul Muslim Lampung Timur mengadakan perkemahan tematik dalam rangka memperingati Hari Santri dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai Jum’at- Minggu, 22-24 Oktober 2021.
Mengusung Tema Santri Mandiri dengan Teladan Nabi, perkemahan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian santri dalam mengisi kehidupan dan menumbuhkan cinta kepada Rasulullah SAW.
“Dalam perkemahan tematik tahun ini, peserta akan melakukan simulasi momentum kelahiran Rasulullah SAW. Dimulai dari kedatangan Abrahah dengan pasukan gajah hingga lahirnya Rasulullah SAW. Diharapkan simulasi tersebut selain melatih jasadiyah dan kemampuan survival santri, juga menjadi sarana pembelajaran sirah yang menyenangkan,” jelas Dedi Nakhairullah, ketua pelaksana.
Dalam sambutannya saat upacara pembukaan, Kamabigus menyampaikan bahwa santri harus memiliki daya tahan yang kuat.
“Santri adalah generasi penopang NKRI, oleh sebab itu santri harus memiliki kemampuan jasadiyah, fikriyah dan ruhiyah yang baik. Para pejuang revolusi jihad adalah para santri yang kuat fisik, pengetahuan, dan spiritualnya,” tegas Indra Permana, Kamabigus SMPIT Baitul Muslim.
Selain simulasi momentum kelahiran Nabi SAW, hajat tahunan Ponpes Tahfizh Baitul Muslim tersebut berisi berbagai kegiatan lain, seperti lomba penjernihan air, pionering, pensi, olimpiade sirah, pidato, lomba yel-yel, dan hiking.
Adapun yang menjadi peserta perkemahan adalah santri putra sebanyak 20 regu .[]
