Dekan FEB Unila Dr. Nairobi, SE, MSi. | Wartalampung.id

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) tahun depan menargetkan menambah enam guru besar. Sebelumnya tahun ini ada lima dosen yang juga memperoleh gelar guru besar/profesor.
Ini bertujuan meningkatkan kualitas kampus baik dalam pembelajaran maupun kontribusi nyata untuk masyarakat.
Dekan FEB Unila Dr. Nairobi, SE, MSi mengatakan, gelar profesor atau guru besar bukanlah hal yang menjadi menara gading. Sehingga, siapa pun dosen asal mempunyai kemampuan, bisa meraih gelar itu. Nairobi juga ingin mengajak semua dosen di FEB Unila memperoleh gelar profesor.
“Jangan dianggap sesuatu yang wah. Setiap dosen memang mesti menjadi profesor. Itu menjadi ukuran kadar kemampuannya dalam bidang akademik. Saya ingin mendorong semua dosen punya mimpi menjadi profesor,” kata Nairobi di sela-sela International Conference Economics, Business, and Entrepreneur (ICEBE) ke-4 di Hotel Novotel Bandar Lampung gelaran FEB Unila dan Universitas Multimedia Nusantara.
Nairobi mengatakan, semakin banyak profesor di fakultas yang ia pimpin akan menambah kekuatan kampus dalam hal ide.
“Kalau banyak profesor atau guru besar, kami punya banyak mitra bicara yang bisa dijadikan referensi. Maka itu, semakin banyak guru besar insya Allah semakin bagus. Tahun depan insya Allah kami punya guru besar yang baru lagi, doakan saja,” ujar Nairobi.
Nairobi juga ingin menjadikan ajang ICEBE yang ke-4 ini sebagai medium bagi dosen-dosen agar gagasannya diperkenalkan kepada dunia luar. Ini, ujar dia, bakal menjadi ukuran indikator utama para dosen.
ICEBE ke-4 hari ini berlangsung lancar dan sukses. Beberapa pembicara berkualifikasi internasional dihadirkan. Mereka di antaranya Prof. Prasanth N Bharadwaj dari Indiana University of Pennsylvania dan Dr. David Tereladze dari Universitas Saint Petersburg, Rusia.
Sebelumnya pada Rabu, 22/9/2021, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung penyumbang guru besar terbanyak pada pengukuhan yang mencetak rekor MURI ini.
Sebanyak 5 orang guru besar FEB di antaranya, Prof. Dr. Toto Gunarto, S.E., M.Si. (Bidang Ilmu Ekonomi dan Pembangunan), Prof. Dr. Einde Evana, S.E., M.Si., Akt. (Bidang Ilmu Akuntasi), Prof. Dr. Nurdiono S.E., M.M., Akt., CA., C.P.A (Bidang Ilmu Akuntansi Sektor Publik), Prof. Yuliansyah, S.E., M.S.A, Ph.D., Akt., CA. (Bidang Ilmu Akuntansi Manajemen), Prof. Dr. Mahrinasari M.S., S.E., M.Sc. (Bidang Ilmu Manajemen).
Dengan bertambahnya jumlah Guru Besar pada FEB Unila diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik dan dapat berdapampak pada penilaian FEB Unila menjadi semakin baik. []
