Berita Foto Ruwajurai Lampung Selatan

Mahasiswa Komunikasi UBL Bantu Promosikan Objek Wisata Desa Kunjir Pasca-Tsunami

Mahasiswa Komunikasi UBL Bantu Promosikan Objek Wisata Desa Kunjir Pasca-Tsunami

Mahasiswa Komunikasi FISIP UBL. | Dokumentasi

Mahasiswa Komunikasi FISIP UBL. | Dokumentasi

Wartalampung.id , Bandar lampung – Program Kreativitas Mahasiswa dalam Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek (Kemdikbud Ristek).

PKM-PM dibuat Kementerian sebagai pengembangan kreativitas mahasiswa saat menerapkan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah.

Tentu hal ini sangat didukung oleh pemerintah. Pemerintah juga mensponsori serta mendukung siapa pun yang akan mengikuti kegiatan tersebut.

Banyak universitas yang tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Harapannya, para mahasiswa bisa menjadi mandiri dan berkarya.

Program PKM-PM dijalankan per tim yang terdiri dari 5 mahasiswa.

Salah satu yang terpilih adalah Wisky Yon Asmara (22 tahun), mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Bandar Lampung (UBL).

“Ada 7 bidang dalam program, saya dan teman-teman memilih pengabdian masyarakat dengan datang ke desa untuk membantu masyarakat di sana, ” katanya, Rabu 15/9/2021.

Salah satu desa yang menarik perhatian mereka yaitu Desa Kunjir. Desa ini terletak di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan.

Program ini mereka jalankan selama 3 bulan ,mulai tanggal 1 Juni sampai 20 September 2021.

Walaupun harus menempuh jarak 98 km dari Bandar Lampung, para mahasiswa tidak mengeluh dan menyerah.

Mereka tetap menjalankan program tersebut sampi waktu yang telah ditentukan .

Desa Kunjir mempunyai beragam objek wisata di antaranya pantai, air terjun, penyeberangan pulau ke pulau, dan pemandian air panas .

Antusiasme membangun kembali destinasi wisata desa pascatsunami 2018 membuat terbentuknya kelompok sadar wisata (pokdarwis) di desa tersebut.

Sebagai perwakilan UBL, Wisqy menyampaikan, ia dan teman-teman mengabdi dan membantu warga desa mempromosikan objek wisata dengan kemampuan dan keterampilan yang mereka miliki.

“Warga di desa senang menyambut kedatangan mahasiswa. Warga sudah terbiasa menerima mahasiswa dari program kampus” kata dia.

Para mahasiswa ini memberikan pendampingan dan pelatihan kepada warga Desa Kunjir.

Mereka mengajarkan kepada pemuda dan pemudi dalam optimalisasi promosi di media sosial , dengan mengajarkan cara pembuatan video.

Mulai dari konsep, produksi hingga strategi pengelolaan media sosial.

Nasrul Musa (49), Ketua Pokdarwis mengatakan, program ini sangat membantu warga desanya mendapatkan pekerjaan.

“Kami senang dengan kehadiran para mahasiswa untuk membantu,” tuturnya.

Saat ini para mahasiswa dan warga desa masih dalam proses pembuatan video untuk mempromosikan destinasi wisata Kunjir yang hancur usai diterjang tsunami 2018.
[Kurniati, Mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP UBL]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda