Berita Foto Bisnis

PPKM Lanjut, Omzet Pedagang di PKOR Way Halim Makin Surut

PPKM Lanjut, Omzet Pedagang di PKOR Way Halim Makin Surut

PKOR Way Halim. | Noval Perdian

PKOR Way Halim. | Noval Perdian

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Semenjak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) yang terus diperpanjang sampai tanggal 20 September 2021, para pedagang kaki lima mengeluhkan dagangannya sepi konsumen.

“Jumlah pembeli yang datang menurun secara sangat drastis. Ini bikin keuntungan kami jadi kecil. Yang tadinya kami ini semalam bisa dapet Rp500 ribu, sekarang gak lebih Rp200 ribu,” ujar Aji, pedagang di PKOR Way Halim, Minggu, 12/9/2021.

Ia menjelaskan, pendapatan bisa menjadi lebih parah ketika berdagang di hari-hari biasa. Bahkan mendapatkan Rp100 ribu saja sudah bersyukur walaupun itu masih kotor, bukan keuntungan bersih.

Selain itu, para pedagang juga mengeluhkan tentang kebijakan pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 22.00 WIB. Kebijakan tersebut dianggap memberatkan pedagang karena banyak pedagang membuka stan dari pukul 16.30 WIB.

“Jam 10 malam harus tutup semua. Kalau kami belum tutup, langsung ditegur sama petugas,“ ucap Aji.

Dia berharap pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pedagang kaki lima berupa kebijakan baru yang saling menguntungkan.

“Bahkan banyak pedagang yang tutup karena enggak ada yang beli. Ada juga yang ganti usaha. Sekarang ini mah kuat-kuatan bertahan aja,” tutup Aji. [Noval Perdian, Mahasiswa Komunikasi FISIP UBL]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda