Tausiyah KH Abdul Ghofur Maimoen (kiri) di Ponpes Al Hikmah Bandar Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id Bandar Lampung – Dalam kesempatan acara halakah di Pondok Pesantren Al Hiikmah Bandar Lampung, KH Abdul Ghofur Maimoen berpesan kepada para santr yang sedang menimba ilmu.
Pertama, kata Katib Syuriah PBNU itu, santri harus memiliki rasa percaya diri, jangan merasa malu atau minder.
Kedua, santri yang sedang menimba ilmu di pesantren ibarat masih dipendam. Suatu saat ia akan tumbuh besar dan berkembang memberi manfaat pada umat.
“Semakin lama dipendam maka akan semakin kuat dan bagus kualitasnya,” kata dia pada acara di aula ponpes setempat, Selasa kemarin, 24/8/2021.
Ia mengatakan, usia Ponpes Al Hikmah genap berumur 25 tahun. Makan pertanyaan sekarang bukan lagi berapa jumlah santri, melainkan bagaimana kualitas alumninya.
Gus Ghofur, sapaan akrabnya, mengatakan,
pesantren merupakan pusat pendidikan dan pembentukan karakter generasi masa depan. Dengan demikian, penggemblengan menjadi tolok ukur sukses atau tidaknya sebuah lembaga pendidikan.
Ia juga menyinggung tentang sejarah perjuangan Rasulullah SAW dalam berdakwah, melalui sahabat dan pendakwah Islam hingga ke pelosok negeri, seperti Persia, Habsyah, hingga sampai ke Nusantara.
Ia mengatakan, betapa kuat dan gigihnya para pendakwah dalam menebar agama Islam. Tentu semagat itu harus dijaga dan terus diteladani oleh generasi sekarang dan yang akan datang.
Sementara itu, pengasuh pondok KH Basyarudin Maisir menyampaikan syukur yang mendalam atas kehadiran Gus Ghofur.
Ia berharap, Gua Ghofur bisa memberi spirit dan motivasi kepada santri dan mendapat keberkahan untuk keluarga besar Al Hikmah.
“Nasihat, pesan dan ceramah oleh Gus Ghofur semoga memotivasi keluarga besar ponpes ini,” ujarnya.
Peserta halakah ialah santri tingkat aliyah dan dewan ustaz. Hadir dalam acara antara lain KH. Ahmad Ishomuddin (Wakil Syuriah PBNU) Gus Maksum Abror (Rosi Syuriyyah PCNU Pesawaran, Ustaz Kamran (Kepala Pusat Bahasa UIN Raden Intan Lampung). [Rifai Aly, Sekretaris GP Ansor Bandar Lampung]
