Gerakan Ayo Kuliah. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kabar baik kembali bergulir dari Program Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Lampung. Sebanyak 41 anak kelas XII yang berasal dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH se-Provinsi Lampung dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), satu di antaranya diterima di Universitas Indonesia (UI).
Kadis Sosial Provinsi Lampung Aswarodi menyambut baik pencapaian baik ini.
“Alhamdulilah saya mencermati angkanya terus bertambah setiap tahunnya. Semoga makin banyak anak PKH yang akan diterima kuliah, mengingat masih ada jalur seleksi lainnya,” ujarnya dalam rilis.
“Saya sangat senang mendengar kabar 41 anak PKH diterima di Kampus favorit. Bahkan ada yang diterima di UI. Ini sangat membanggakan. Kami optimistis dengan kuliah akan berdampak pada akselerasi memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi, khususnya keluarga penerima PKH. Insyaallah Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung upaya ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Satgas Gerakan Ayo Kuliah (GAK) Lampung Ahmad Saputra memerinci, dari 41 anak tersebut, 31 di antaranya anak di Universitas Lampung, 7 di Institut Teknologi Sumatera, sisanya masing-masing diterima di Universitas Indonesia, Universitas Negeri Malang, dan Politeknik Negeri Lampung. Total anak PKH Provinsi Lampung yang berhasil kuliah meningkat menjadi 573 orang.
“Kami yakin jumlah ini bertambah mengingat masih ada jalur SBMPTN, UMPTKIN, dan Mandiri,” kata dia.
“Saat ini 41 anak tersebut sedang mengikuti proses seleksi beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di masing-masing PTN. Harapan kami perjuangan anak PKH ini mendapat dukungan khusus dari Kemendikbudristek RI, Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota,” pungkas Ahmad, mahasiswa PKH asal Universitas Lampung.
Saat dikonfirmasi, Retno Kharisma Dewi, merupakan anak KPM PKH asal Kabupaten Lampung Timur, merasa bersyukur diterima di Universitas Indonesia pada Jurusan Psikologi.
”Alhamdulilah, saya bersyukur. Mudah-mudahan saya dapat menyelesaikan studi dengan baik, serta mendapat dukungan KIP Kuliah. Niat saya kuliah agar masa depan keluarga dan saya menjadi lebih baik,” kata dia.
“Terima kasih kepada Dewan Guru di SMAN 1 Kota Gajah, Pendamping Sosial PKH Lampung Timur, Dinas Sosial, para mentor Gerakan Ayo Kuliah (GAK) dan Slamet Riyadi sebagai Korwil PKH Provinsi Lampung sekaligus pendiri Gerakan Ayo Kuliah yang turut membantu secara daring sampai akhirnya saya diterima di UI,” pungkas Retno, anak KPM Shopia Ranti. []
