Nusantara

Zaki Al Farizi Juara I Baca Puisi Peksiminas 2026, Lestarikan Baca Puisi di Tengah Derasnya Konten Digital

Zaki Al Farizi Juara I Baca Puisi Peksiminas 2026, Lestarikan Baca Puisi di Tengah Derasnya Konten Digital

Zaki Al Fairizi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Malam pengumuman Peksiminas XVIII 2026 mengukir sejarah baru bagi Lampung. Zaki Al Farizi, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Unila angkatan 2024.

Mekhanai Pendidikan dan Kebudayaan Unila 2025 itu membawa pulang gelar juara 1 Baca Puisi Putra., mengantarkan nama daerahnya bergema di jalur sastra lisan yang jarang disorot.

Pengumuman digelar tadi malam, Kamis (10/9). Zaki membagikan ceritanya dalam wawancara daring melalui chat, Jumat (11/9).

Menurut Zaki, kemenangan ini terasa besar karena membuktikan daerah seperti Lampung punya talenta yang mampu bersaing di jalur yang kerap dianggap sebelah mata. Ia menyebut baca puisi sebagai panggung pembuktian identitas daerah.

“Ini bukti Lampung punya talenta yang mampu bersaing di panggung nasional,” ujar Zaki.

Sebelum menembus panggung nasional, Zaki lebih dulu meraih Juara 1 Baca Puisi Putra tingkat universitas di Peksimila 2025. Ia kemudian menyabet gelar serupa di Peksimida 2026, yang membawanya mewakili Provinsi Lampung ke Peksiminas.

Ia menceritakan momen paling menegangkan justru terjadi menjelang pengumuman pemenang. Seluruh peserta menunggu dalam diam, antara lega karena sudah tampil maksimal dan cemas menanti hasil akhir.

Tahap paling menantang baginya ada pada sesi interpretasi mendalam. Ia dituntut menyampaikan makna puisi lewat emosi yang autentik tanpa terkesan berlebihan.

“Puisi mengajarkan kita berhenti sejenak dan memaknai sesuatu lebih dalam,” katanya.

Usai pengumuman, Zaki mengaku orang pertama yang dikabari adalah orang tuanya, disusul Ketua Prodi Setia Rini, Tera, Kan, serta sahabat dekatnya Rudi, Fajar, dan Ariel. Ia mempersiapkan penampilannya dengan memahami konteks puisi secara mendalam, bukan sekadar menghafal.

Zaki berharap generasi muda tetap melestarikan seni baca puisi di tengah derasnya konten digital saat ini. Menurutnya, sastra memberi ruang berekspresi yang tak tergantikan oleh layar.

“Generasi muda perlu ruang berekspresi lewat sastra, bukan hanya lewat layar,” tutupnya.

Kemenangan ini menambah deretan panjang prestasi Zaki, yang sebelumnya juga pernah meraih juara I cabang lomba desain poster pada ajang La Semaine Française di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Mei 2026.

Ini menjadi bukti bahwa kontribusinya untuk mengharumkan nama Lampung tidak berhenti di satu bidang saja. [Najwa Kamila Faradisa]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda