Berita Foto Kota Metro

Warga Rejomulyo Metro Bahu-Membahu Bantu Rehabilitasi Drainase, Panjang Capai 101 Meter

Warga Rejomulyo Metro Bahu-Membahu Bantu Rehabilitasi Drainase, Panjang Capai 101 Meter

Drainase di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro. | Dokumentasi

Drainase di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Metro – Sejumlah warga di wilayah Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro mengklarifikasi kabar mengenai dugaan perusakan infrastruktur drainase di lingkungan setempat.

Sebaliknya, masyarakat justru sangat antusias untuk bisa melibatkan diri dalam program pembangunan pemerintah.

Bahkan ikut menyumbang material, guna mendukung hasil rehabilitasi infrastruktur drainase yang maksimal di lingkungan setempat.

Berdasarkan pantauan wartalampung.id di lokasi pembangunan infrastruktur di Metro Selatan, diketahui terdapat pekerjaan senilai Rp35 juta untuk rehabilitasi drainase sepanjang 51 meter di lingkungan RT14/RW04 yang dikerjakan warga yang tergabung Pokmas Rejo Makmur I Rejomulyo, Metro Selatan.

Antusiasme masyarakat setempat yang tinggi membuat sejumlah warga rela ikut menyumbang bahan material seperti pasir, batu belah dan semen.

Infrastruktur drainase yang semestinya memiliki panjang 51 meter itu berhasil dirampungkan dengan kelebihan panjang 50 meter sehingga panjang keseluruhan 101 meter.

Namun, diduga, miskomunikasi yang terjadi antara masyarakat, Pokmas, dan sejumlah oknum menyebabkan isu perusakan infrastruktur mencuat sehingga beredarnya dugaan pengerjaan rehabilitasi yang tidak sesuai dengan bestek.

Menepis rumor tersebut, warga RT14/RW04, Rejomulyo, Metro Selatan, Roso, menjelaskan, dia secara pribadi justru ikut menyumbang bahan baku material berupa pasir untuk mendukung optimalnya proyek rehabilitasi drainase.

“Ikut nyumbang. Kan untuk orang-orang sini juga. Jadi, kami di sini justru senang,” kata Roso kemarin.

“Bukan cuma material, warga sini ikut kerja juga dan sukarela menyediakan makanan serta minuman seadanya untuk mereka yang ikut kerja. Kalau saya, enggak bisa ikut kerja. Maka saya ikut menyumbang pasir,” lanjutnya.

Warga lainnya, Suraji, mengatakan, masyarakat di lingkungan setempat seharusnya mendapat apresiasi, bukan malah hal yang sebaliknya.

Sebab, antusiasme, kepekaan sosial dan silaturahmi yang terjalin antarwarga selama ini justru sangat mendukung program pembangunan pemerintah.

“Setahu saya, warga sini itu kompak dan rela berkorban kok, apalagi kalau memang kegiatannya itu adalah untuk pembangunan,” bebernya.

Sementara itu, Camat Metro Selatan, Fajar Riatama, mengapresiasi semangat dan antusias masyarakat yang ikut swasembada dalam pengerjaan rehabilitasi infrastruktur tersebut.

Menyikapi kabar miring soal pengerjaan rehabilitasi drainase tersebut, Kecamatan Metro Selatan segera turun ke lapangan dengan menggandeng konsultan pembangunan untuk melakukan pemeriksaan yang disaksikan secara langsung oleh masyarakat dan LSM.

Pemeriksaan dilakukan dengan mengukur panjang bangunan, kedalaman tanggul, hingga memastikan kualitas konstruksi yang dinilai kokoh dan akan mampu bertahan lama. Disimpulkan, tidak ada suatu hal yang berpotensi merugikan pemerintah ataupun masyarakat.

“Setelah kami ukur kembali, tidak ada hal yang mungkin mengakibatkan kerugian negara. Konsultan sudah memastikan kualitas dan volumenya dan alhamdulillah juga bisa kami terima hasilnya,’’ pungkasnya. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda