Pemberdayaan Masyarakat Lapas Narkotika Bandar Lampung dengan pelatihan pembuatan tepung pisang untuk meningkatkan minat wirausaha. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Untuk mendukung program pembinaan kemandirian serta meningkatkan jiwa kewirausahaan di lingkungan lembaga pemasyarakatan, tim dosen Program Studi Teknologi Pangan telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Lapas Narkotika Bandar Lampung dengan Pelatihan Pembuatan Tepung Pisang untuk Meningkatkan Minat Wirausaha”.
Kegiatan ini dilangsungkan di Lembaga Permasyarakatan Bandar Lampung kemarin itu diikuti oleh para warga binaan perempuan dengan antusias.
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Lita Lianti, dosen Program Studi Teknologi Pangan, yang memberikan pemaparan mengenai potensi dan keunggulan tepung pisang sebagai bahan baku alternatif yang sehat, bergizi, serta bernilai ekonomis tinggi.
Tepung pisang dapat menjadi alternatif tepung terigu yang ramah bagi orang dengan intoleransi gluten.
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses pembuatan tepung pisang dari pisang janten, dimulai dari pemilihan pisang, pengirisan, pengeringan, hingga proses penepungan.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pemasyarakatan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat marginal melalui keterampilan yang aplikatif dan berkelanjutan.
Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi bekal awal bagi para warga binaan untuk memulai usaha mandiri setelah bebas nantinya.
“Pisang merupakan salah satu komoditas pertanian yang melimpah di Lampung, namun mudah busuk, sehingga tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama. Salah satu pengolahan pisang untuk memperpanjang umur simpan yaitu mengolah pisang menjadi tepung pisang,” ujar Lita Lianti dalam penyampaiannya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen institusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Terutama di kalangan masyarakat yang termarjinalkan, menuju kehidupan yang lebih mandiri dan produktif. []

Tinggalkan Komentar Anda