Mahathir Muhammad (dua kiri). | Dokumentasi UTI
Wartalampung.id, Bandung – Universitas Teknokrat Indonesia kembali membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia dan lingkup ASEAN.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. menghadiri International Conferences yang diadakan oleh School of Business and Management, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), ICMEM “International Conference on Management in Emerging Markets” ke-9 pada 20–21 Agustus 2025 di Gedung Freeport Lantai 6.
Konferensi ini telah menjadi agenda tahunan dan kali ini mengusung tema “Sustainable Growth and Innovation in Emerging Markets: Strategic Decisions, Collaboration, ESG Goals, and Circular Economies”.
Acara ini diadakan dengan menghadirkan beberapa pembicara utama seperti Prof. Shaker A. Zahra (University of Minnesota), Dr. Shane Mathews (Queensland University of Technology), Dr. Mohamad Rohieszan Bin Ramdan (University Pendidikan Sultan Idris, Malaysia), Prof. Yos Sunitiyoso, S.T., M. Eng., Ph. D (SBM ITB), dengan Helmy Yahya sebagai pembawa acara.
Tidak hanya menampilkan parallel paper sessions, ICMEM 2025 juga memperluas cakupan acara, seperti talk show discussion, industry forums, marketing talks, the doctoral colloquium, dan workshop.
Dalam kegiatan parallel paper sessions, Mahathir Muhammad mempresentasikan penelitiannya yang berjudul “The Impact of Entrepreneurial Mindset on the Success of Innovative Business Model”.
Dalam presentasinya, Mahathir menyampaikan dua variabel yang paling berpengaruh bagi para wirausahawan, yaitu self efficacy dan pro-activeness.
Penelitian ini memberikan saran bagi para pengusaha muda agar dapat memiliki kemampuan untuk bertindak dan berpikir strategis dan memiliki kemampuan percaya diri dalam menghadapi dunia usaha.
Turut hadir juga untuk mempresentasikan paper penelitiannya, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknokrat Indonesia, Monica Septiani, M.B.A yang mempresentasikan penelitiannya berjudul “Value Chain Analysis in Related Business Development to Achieve Economies of Scope for Advertising Business in Bandar Lampung, Indonesia”. []

Tinggalkan Komentar Anda