Jihan Nurlela dan Ahmad Giri Akbar. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Braja Fajar – Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela memimpin kegiatan tanam padi serentak di Desa Braja Fajar, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Selasa kemarin, 20/1/2026.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar. Lampung Timur adalah daerah pemilihan bagi Sekretaris DPD Partai Gerindra Lampung ini.
Jihan bilang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan dengan berpartisipasi aktif dalam Gerakan Tanam Padi Serentak Nasional Masa Tanam I Tahun 2026.
Kegiatan tanam padi serentak tersebut mencakup lahan sekitar 500 hektare yang dikelola oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kartika Bina Tani Desa Braja Fajar dan Desa Braja Emas.
Gerakan ini menjadi bagian dari strategi Pemprov Lampung untuk mendorong percepatan tanam sekaligus meningkatkan produksi padi daerah.
Jihan mengatakan, sektor pangan merupakan agenda strategis yang membutuhkan kerja bersama seluruh elemen. Ia menambahkan, peningkatan produksi tidak bisa dibebankan hanya kepada petani, melainkan memerlukan dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
“Urusan pangan adalah urusan bersama. Pemerintah, petani, dan semua pihak harus bergerak satu barisan untuk mencapai satu tujuan, yaitu kemandirian dan ketahanan pangan,” ujar Jihan.
Wagub juga mengungkapkan capaian positif sektor pertanian Lampung.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung, produksi padi pada 2025 mengalami peningkatan signifikan dari sekitar 2,79 juta ton pada 2024 menjadi 3,2 juta ton pada 2025.
Dengan tren tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan produksi padi mencapai 3,3 juta ton pada 2026.
Selain peningkatan produksi, Jihan menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian. Ia mendorong petani untuk mulai memanfaatkan pupuk organik cair guna menjaga kesuburan tanah, menekan biaya produksi, serta menjamin produktivitas jangka panjang.
“Tanah yang sehat akan menghasilkan panen yang stabil dan menurunkan beban petani. Ini adalah investasi jangka panjang bagi pertanian Lampung,” tegasnya.
Wakil Gubernur Jihan juga menyerahkan berbagai bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada kelompok tani, antara lain bantuan alat mesin pertanian serta benih padi. Ia berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal dan dirawat secara bersama-sama dengan semangat gotong royong.
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Provinsi Lampung saat ini menempati peringkat keenam nasional dalam produksi padi.
Melalui gerakan tanam padi serentak ini, Jihan menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk terus menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas utama pembangunan daerah demi meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan. []

Tinggalkan Komentar Anda