Rudy
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Bakal calon Rektor Universitas Lampung (Unila), Rudy, membawa misi besar untuk mewujudkan dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang sejahtera, produktif, dan berdaya saing.
Guru Besar Hukum Tata Negara Unila ini menilai bahwa pemenuhan kesejahteraan merupakan fondasi utama agar civitas akademika dapat bekerja secara optimal.
Menurut alumnus SMAN 2 Bandar Lampung tersebut, perihal kapasitas dan kompetensi dosen sebenarnya sudah tidak perlu diragukan lagi karena mereka telah melewati seleksi ketat untuk bisa diterima mengajar di Unila.
Namun, tantangan terbesar saat ini adalah memastikan kesejahteraan mereka, terutama bagi yang sudah berkeluarga.
“Sejahtera dalam arti semua kebutuhan kehidupan terpenuhi, dengan gaji yang bagus, sekolah anak-anak yang terjamin, hingga jaminan hari tua,” ujar Prof. Rudy.
Ia meyakini, jika seluruh kebutuhan dasar tersebut terpenuhi, para dosen akan jauh lebih fokus dan totalitas dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi—yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—tanpa harus terbebani oleh masalah finansial.
Misi besar inilah yang menjadi pemantik utama dan alasan kuat dirinya maju dalam bursa pemilihan rektor.
Komitmen menyejahterakan internal Unila ini dikaitkan erat dengan visi RISE yang ia canangkan.
Melalui visi tersebut, Rudy ingin membangun Unila yang tidak hanya unggul secara regional dan internasional, tetapi juga kokoh secara internal melalui ekosistem kerja yang sehat, produktif, dan kompetitif.
Semua itu, menurutnya, wajib diawali dari jaminan kesejahteraan yang layak bagi ujung tombak universitas, yaitu dosen dan tendik.
Sebelumnya diberitakan, Guru Besar Hukum Tata Negara Unila, Rudy, resmi meramaikan bursa pemilihan calon rektor Universitas Lampung (Unila) dengan mengusung visi besar bernama RISE.
Akronim dari Resilient (tangguh), Innovative (inovatif), Sustainable (berkelanjutan), dan Excellent (unggul) ini ditegaskannya bukan sekadar slogan, melainkan arah pembangunan Unila di masa depan.
Menurut Rudy, visi RISE akan menjadi kompas utama Unila jika dirinya dipercaya amanah untuk menjabat sebagai rektor.
Visi ini berorientasi penuh pada tiga pilar utama: kesejahteraan Sumber Daya Manusia (SDM), keunggulan akademik, dan dampak global. []

Tinggalkan Komentar Anda