Bandar Lampung

Usung Olahan Pisang Bananies plus Hak Kekayaan Intelektual, Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Lulus Sekaligus Angkat Komoditas Lokal

Usung Olahan Pisang Bananies plus Hak Kekayaan Intelektual, Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Lulus Sekaligus Angkat Komoditas Lokal

Mahasiswa Teknokrat lulus dengan inovasi Bananies, olahan pisang. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Tiga mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) resmi dinyatakan lulus hari ini setelah sukses mempresentasikan proyek bisnis inovatif mereka di hadapan penguji, 9 Januari 2026.

Ketiga mahasiswi tersebut adalah Yolanda Mutiara, Syania Ivanny Efendi, dan Azzahra Ivana Fatih.

Proyek bisnis mereka bertajuk “Pengembangan Produk Olahan Pisang dengan Varian Topping Saus Berbagai Rasa sebagai Inovasi Kuliner Lokal (Bananies)”.

Proyek ini sukses berhasil menarik perhatian karena mampu mengubah komoditas lokal menjadi produk kuliner bernilai jual tinggi.

Dari Tugas Kuliah Jadi Bisnis

Ide bisnis Bananies bermula dari luaran mata kuliah Manajemen Pemasaran pada semester 3. Melihat potensi besar pada buah pisang, mereka kemudian serius mengembangkan ide tersebut melalui program Inkubator Bisnis Juara UTI pada semester 4.

Selama kurang lebih satu tahun, mereka melewati berbagai tahapan pembinaan intensif:

Pra-Inkubasi: Pematangan konsep dan riset pasar.

Inkubasi: Pengembangan produk dan pengujian rasa.

Pasca-Inkubasi: Komersialisasi dan penguatan legalitas usaha.

Kini, Bananies bukan sekadar proyek akademik. Bisnis ini telah memiliki legalitas lengkap berupa Nomor Induk Berusaha (NIB), Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta pendaftaran merek resmi.

Produk Bananies

Bananies hadir sebagai solusi camilan praktis bagi konsumen yang menginginkan perpaduan tekstur renyah dan rasa manis. Produk ini mengedepankan kreasi dessert olahan pisang dengan berbagai varian, antara lain:

Pisang Crispy & Pisang Nugget

Pisang Roll & Pisang Boom

Bolu Pisang

Keunggulan utama Bananies terletak pada penggunaan topping dan selai manis yang bervariasi untuk meningkatkan cita rasa tradisional menjadi lebih modern dan premium.

Dukungan Akademik dan Prospek

Dosen Pembimbing, Monica Septiani, S.I.Kom., MBA., menyatakan kebanggaannya atas dedikasi ketiga mahasiswi tersebut.

Menurut dia, Bananies memiliki potensi pasar yang sangat besar dan prospek bisnis yang menjanjikan sebagai alternatif usaha kuliner inovatif di Lampung maupun skala nasional.

“Keberhasilan Yolanda, Syania, dan Azzahra adalah bukti nyata bahwa kurikulum yang tepat digabungkan dengan pembinaan di inkubator bisnis mampu mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi wirausahawan muda yang mandiri,” ujar Monica.

Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi ini. Ia mendorong semua mahasiswa bisa kreatif dalam melihat peluang untuk akademik dan bisnis.

Mahathir meyakini apa yang diinisiasi mahasiswa ini akan berkembang dan sukses. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda