Nusantara

Universitas Teknokrat Indonesia Tambah Doktor Baru, Dr. Dian Novita Lulus Promosi Doktor di Universitas Airlangga

Universitas Teknokrat Indonesia Tambah Doktor Baru, Dr. Dian Novita Lulus Promosi Doktor di Universitas Airlangga

Dian Novita

Wartalampung.id, Surabaya – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung. Salah satu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dr. Dian Novita, S.E., M.M., berhasil meraih gelar Doktor dalam Program Doktor Ilmu Manajemen setelah menjalani Ujian Terbuka Promosi Doktor di Universitas Airlangga pada 11 Maret 2026.

Dalam sidang terbuka tersebut, Dr. Dian Novita berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Environmental Concern dan Fashion Involvement terhadap Purchase Intention Eco-Friendly Clothing melalui Attitude Toward Behavior, Subjective Norms, dan Perceived Behavioral Control.” Ia dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan oleh dewan penguji.

Disertasi tersebut dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Tanti Handriana, S.E., M.Si. dan Ko-Promotor Dr. Dien Mardhiyah, S.E., M.Si.

Penelitian yang dilakukan Dr. Dian Novita mengkaji perilaku konsumen dalam membeli pakaian ramah lingkungan.

Penelitian ini menyoroti bagaimana kepedulian terhadap lingkungan (environmental concern) serta keterlibatan individu dalam dunia fashion (fashion involvement) dapat memengaruhi niat konsumen untuk membeli produk fashion yang lebih berkelanjutan.

Melalui pendekatan Theory of Planned Behavior, penelitian ini menjelaskan peran sikap, norma subjektif, serta persepsi kontrol perilaku dalam membentuk niat pembelian eco-friendly clothing, khususnya pada generasi muda yang semakin peduli terhadap isu keberlanjutan dan dampak lingkungan dari industri fashion.

Dr. Dian Novita menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan menempuh pendidikan doktor merupakan proses panjang yang penuh tantangan sekaligus pengalaman akademik yang sangat berharga.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah swt atas kelancaran proses studi ini. Terima kasih kepada para promotor, keluarga, serta Universitas Teknokrat Indonesia yang telah memberikan dukungan selama saya menempuh pendidikan doktor. Semoga penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen, khususnya dalam memahami perilaku konsumen terhadap produk fashion yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

Keberhasilan Dr. Dian Novita meraih gelar doktor dinilai sebagai kebanggaan bagi institusi sekaligus menjadi bukti komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan penguatan budaya akademik.

Pihak universitas berharap prestasi ini dapat menginspirasi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta kontribusi keilmuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan semakin memperkuat kapasitas akademik serta menghasilkan penelitian yang inovatif dan relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan.

Penambahan jumlah doktor di Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) memiliki kaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan.

Berikut adalah keterkaitan utama antara penambahan doktor baru, seperti Dian Novita baru-baru ini, dengan target-target SDGs:

1. SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education)

Penambahan doktor secara langsung meningkatkan kualitas tenaga pengajar dan penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Kapasitas Akademik: Doktor baru membawa keahlian mendalam yang memungkinkan kurikulum yang lebih inovatif dan relevan dengan tantangan global.
Transfer Pengetahuan: Meningkatkan efektivitas transfer ilmu kepada mahasiswa guna mencetak lulusan yang inovatif dan berdaya saing di dunia kerja.

2. SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
Kualifikasi doktor sangat krusial dalam memajukan riset dan inovasi yang menjadi fokus utama UTI, khususnya di bidang Kecerdasan Buatan (AI) dan Robotika.
Pusat Inovasi: Dengan lebih banyak pakar/pengkaji, universitas dapat menghasilkan produk teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri.
Hibah Teknologi: UTI tercatat sebagai peraih hibah skema dorongan teknologi terbanyak di wilayah Sumbagsel, yang menunjukkan korelasi antara kepakaran dosen dengan serapan dana riset untuk inovasi.

3. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Peningkatan jumlah doktor memperkuat posisi tawar universitas dalam membangun kolaborasi global.

Jejaring Strategis: Doktor baru sering kali memiliki jejaring riset luas yang memudahkan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta (Triple Helix) untuk mempercepat solusi praktis SDGs.

Internasionalisasi: Mendukung visi UTI untuk menjadi Green Campus yang mendunia dan diakui secara internasional dalam peringkat universitas berkelanjutan.

4. Kontribusi Terhadap Sasaran SDGs Lainnya
Melalui penelitian dan pengabdian masyarakat yang dipimpin oleh para doktor, UTI berkontribusi pada:

SDG 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi): Melalui program magang berdampak dan kerja sama dengan UMKM (seperti program Apindo) untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa.

Penyelesaian Masalah Lokal: Riset doktor dapat difokuskan pada tantangan spesifik daerah, seperti mitigasi bencana atau energi bersih, yang sejalan dengan komitmen Green Campus universitas.[]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda