Toko Buku Andalas. | Syifa Fauziah Effendi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Toko Buku Andalas di lantai dasar Ramayana Tanjungkarang sudah ada sejak 2000.
Di tengah maraknya toko buku online, kios ini masih bertahan dan memiliki pelanggan tetap. Hingga saat ini, Toko Buku Andalas masih menjual berbagai buku, mulai dari buku dongeng anak-anak, buku doa-doa, buku tentang pengetahuan agama seperti ilmu fikih, ilmu-ilmu sosial, hingga kamus.
Selain itu, toko ini juga menerima jika ada yang ingin menjual buku bekas dengan syarat masih layak baca.
Erni, pemilik toko, mengatakan, pembeli di toko ini terdiri dari banyak lapisan, mulai anak-anak, mahasiswa, sampai dengan orang tua.
Kata Erni, anak-anak biasanya mencari buku cerita, dongeng, atau doa-doa. Jika mahasiswa biasanya mencari buku kuliah atau buku untuk memenuhi syarat dari kampus.
Erni mengatakan, ia sudah berjualan buku di sini sejak tahun 2000. Sebelumnya ia berjualan di taman baca pada 1995 lalu pindah ke daerah Pasar Simpur, kemudian di lantai dasar Ramayana Tanjungkarang sampai dengan sekarang.
“Saya juga bekerja sama dengan beberapa penerbit, seperti Erlangga, untuk mendapatkan buku,” katanya.
Erni mengakui, sejak tahun 1995, ia hidup dari berjualan buku. Walaupun naik-turun, ia bisa menghidupi anak, bahkan sampai lulus kuliah.
Erni mengatakan, para pelanggan sering menghubunginya melalui WhatsApp untuk menanyakan buku di tokonya.
Ia tidak memiliki toko online di e-commerce. Menurutnya, melalui WhatsApp juga masih cukup daripada harus ribet membuat toko online.
“Walaupun banyak toko buku online, saya alhamdulillah masih cukup menghidupi keluarga. Toko ini sudah 23 tahun. Setiap hari masih ada orang yang datang untuk mencari buku walaupun tidak sebanyak dulu,” pungkas Erni. [Syifa Fauziah Effendi]

Tinggalkan Komentar Anda