Titania Puela Agatha (dua kiri). | Dokumentasi
Wartalampung.id, Gisting – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian ekosistem, Titania Puela Agatha, mahasiswi Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Malahayati, sukses melaksanakan Program Kampung Iklim (Proklim) di Pekon Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus.
Program ini difokuskan pada edukasi dan praktik pembuatan kompos cacing (vermikompos) sebagai solusi cerdas pengelolaan limbah organik rumah tangga.
Kegiatan yang berlangsung beberapa waktu lalu ini melibatkan warga setempat dengan antusiasme tinggi.
Titania menjelaskan bahwa pemilihan metode kompos cacing didasari oleh efektivitasnya dalam mengubah sampah organik menjadi pupuk berkualitas tinggi dalam waktu yang relatif singkat.
Selain mengurangi beban sampah di lingkungan, hasil dari pengolahan ini dapat langsung dimanfaatkan warga untuk menyuburkan tanaman di pekarangan rumah.
Titania menekankan bahwa aksi kecil di tingkat desa seperti ini merupakan fondasi penting dalam menghadapi perubahan iklim global.
Dengan mengolah sampah secara mandiri, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun kemandirian pupuk organik.
Titania menyampaikan harapan besar agar program ini tidak berhenti pada tahap sosialisasi saja. Ia berharap praktik pembuatan kompos cacing ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan serta kualitas lingkungan hidup masyarakat di Pekon Gisting Atas.
“Besar harapan saya agar program ini benar-benar berdampak bagi masyarakat. Semoga warga konsisten mengelola sampah organiknya sehingga Pekon Gisting Atas bisa menjadi contoh kampung iklim yang mandiri dan asri,” pungkasnya. []

Tinggalkan Komentar Anda