Tim Kabaddi Unila di Pomnas XIX Jawa Tengah. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Semarang – Tim cabang olahraga kabaddi Universitas Lampung sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara I Seven For Five Ekshibisi Kabaddi Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX Jawa Tengah 2025.
Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi Unila, mengingat tim Kabaddi Unila baru terbentuk pada awal tahun ini.
Tim dari mahasiswa Pendidikan Jasmani yang beranggotakan Fakhri Ariq Rabbani (kapten), A. Miraj Wijaya, Sony Chandra, Ryan Haiwata, M. Fadhil Ar Rohman, Reno Abidin, dan Praba Arka Pratama (satu-satunya pemain dari Universitas Aisyah Pringsewu) tampil luar biasa sepanjang turnamen yang berlangsung sejak 19 hingga 23 September 2025 di Semarang.
“Kami sangat bangga karena kerja keras dan latihan intensif selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil,” ujar kapten, Fakhri.
Tim Kabaddi Unila tercatat baru resmi terbentuk pada Februari 2025, dan mulai berlatih rutin di pertengahan tahun.
Meskipun tergolong baru, semangat dan solidaritas tim membuat mereka mampu menembus dominasi tim-tim berpengalaman dari berbagai universitas di Indonesia.
“Motivasi utama kami adalah membawa nama baik Unila dan membuktikan bahwa tim muda juga bisa bersaing di tingkat nasional,” tambah rekan satu timnya.
Dalam perjalanannya, Tim Kabaddi Unila tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga final. Mereka menunjukkan permainan cepat, strategi matang, dan koordinasi yang solid.
“Faktor utama kemenangan kami adalah kerja sama, strategi, dan pantang menyerah. Semangat juang teman-teman menjadi kunci,” kata salah satu pemain muda, Sony.
Kemenangan ini juga tak lepas dari dukungan kampus dan fakultas yang memberikan fasilitas serta motivasi penuh kepada para atlet.
“Kami bersyukur pihak universitas memberikan dukungan maksimal, baik dari FKIP maupun unit olahraga kampus,” ujar mereka.
Tim Kabaddi Unila berharap ke depan dapat terus mengikuti kompetisi tingkat nasional bahkan internasional.
Mereka juga bertekad membangun regenerasi pemain agar cabang olahraga ini semakin berkembang di Unila.
“Kabaddi di Indonesia punya prospek cerah. Kami ingin jadi bagian dari generasi yang mempopulerkannya,” tutup Fakhri. [Dandy HR]

Tinggalkan Komentar Anda