Bandar Lampung

Tim Dosen Kedokteran Unila Pengabdian di SDIT Permata Bunda II, Usung Tema Edukasi Vaksinasi Kanker Serviks

Tim Dosen Kedokteran Unila Pengabdian di SDIT Permata Bunda II, Usung Tema Edukasi Vaksinasi Kanker Serviks

Pengabdian tim dosen Fakultas Kedokteran Unila di SDIT Permata Bunda II. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Tim dosen Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila) dipimpin dr Maya Ganda Ratna M.Biomed melakukan pengbadian kepada masyarakat di SDIT Permata Bunda II, Jumat yang lalu, 24/10/2025.

Adapun tema yang diangkat pada pengabdian kali ini adalah ”Edukasi Vaksinasi Kanker Serviks dalam Upaya Peningkatan Partisipasi Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV)”.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah dr. Shinta Nareswari, Sp.A.

Kegiatan ini diikuti oleh 102 orang, yang terdiri atas 73 siswi kelas 5 dan 6, 6 guru kelas 5 dan 6 secara luring, serta 23 orang tua yang bergabung secara daring.

Kegiatan diawali oleh sambutan Kepala SDIT Permata Bunda II Bandar Lampung, Vonny Apriati, S.Si., S.Pd., Gr. dan sambutan Ketua Pengabdian kepada Masyarakat, dr. Maya Ganda Ratna, M.Biomed.

Kegiatan pengabdian ini berupa penyuluhan dengan metode ceramah interaktif menggunakan media bertajuk, “Vaksinasi Kanker Serviks, Penting Gak Sih?” yang disampaikan oleh dr. Shinta Nareswari, Sp.A.

Peserta penyuluhan diberikan informasi mengenai apa itu kanker serviks, insidensi kanker serviks, bahaya kanker serviks, penyebab kanker serviks, orang-orang yang berisiko mengalami kanker serviks, serta pencegahan kanker serviks.

Selanjutnya peserta diberikan penjelasan mengenai pentingnya vaksinasi HPV, kapan vaksin HPV diberikan, efek samping vaksinasi HPV, serta kehalalan vaksin HPV.

Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai pentingnya vaksinasi HPV, peserta luring ataupun daring diberikan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal (prior knowledge) mengenai kanker serviks dan vaksinasi HPV.

Peserta luring mengerjakan pretest secara tertulis, sedangkan peserta daring mengerjakan pretest melalui tautan Google form. Setelah mendapatkan materi penyuluhan, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan diberikan penjelasan lebih lanjut oleh narasumber.

Peserta luring tampak antusias, yang terlihat dari banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan. Peserta daring juga diberikan kesempatan untuk bertanya melalui kolom obrolan zoom meeting.

Selanjutnya, para peserta mengerjakan posttest untuk menilai keefektifan penyuluhan. Hasil posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta.

Hal ini menandakan bahwa penyuluhan vaksinasi kanker serviks mampu meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya vaksinasi HPV dalam mencegah kejadian kanker serviks di masa yang akan datang.

Para peserta luring juga menyatakan siap untuk mengikuti jadwal BIAS vaksinasi HPV selanjutnya, dan para orang tua yang awalnya ragu menjadi yakin dan memberikan izin kepada anaknya untuk menjalani vaksinasi HPV.

Antusiasme orang tua juga tampak dari pertanyaan ke pihak sekolah mengenai kapan jadwal vaksinasi HPV dalam waktu dekat.

Pada akhir kegiatan, materi penyuluhan dibagikan kepada orang tua siswa melalui grup WhatsApp sekolah. Juga diberikan doorprize bagi peserta luring yang antusias bertanya serta peserta daring dengan nilai pretest dan postest terbaik. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda