Bandar Lampung

SMPIT Daarul ‘Ilmi Perkuat Sinergi dengan Orang Tua Siswa Kelas VII Hadapi Tantangan Era Digital

SMPIT Daarul ‘Ilmi Perkuat Sinergi dengan Orang Tua Siswa Kelas VII Hadapi Tantangan Era Digital

SMPIT Daarul Ilmi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – SMPIT Daarul ‘Ilmi Bandar Lampung menggelar pertemuan orang tua siswa kelas VII pada Sabtu, 12 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung di masjid sekolah ini dihadiri oleh 120 wali murid dan menjadi langkah awal sekolah dalam membangun sinergi dengan orang tua siswa tahun ajaran 2025/2026.

Kepala SMPIT Daarul ‘Ilmi, Arief Ageng Sanjaya, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan menjalin komunikasi yang baik antara sekolah dan keluarga serta menyamakan visi dalam mendidik anak-anak di fase awal remaja.

“Salah satu tujuan dari pertemuan ini adalah menjalin silaturahmi antara orang tua dan dewan guru, sekaligus menyamakan arah pengasuhan dan pendidikan anak-anak kita,” ungkap Ageng.

Dalam pertemuan ini, sekolah menghadirkan narasumber ahli, dr. Cahyaningsih Fibri Rokhmani, Sp.K.J., M.Kes., Psikiater dari RS Jiwa Daerah Prov Lampung, yang menyampaikan materi bertema “Remaja di Era Digital.”

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar pada perilaku dan pola pikir masyarakat, termasuk remaja. Smartphone, kata dia, kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan anak-anak usia 13–18 tahun.

“Kehadiran era digital menggeser kebiasaan masyarakat ke arah yang serba cepat dan instan. Remaja menjadi kelompok paling terdampak karena sedang berada pada fase pencarian jati diri,” jelasnya.

Meski penggunaan gawai memiliki manfaat seperti menambah wawasan, melatih kreativitas, dan memudahkan komunikasi, dr. Cahyaningsih menekankan adanya risiko jika tidak digunakan secara bijak.

Risiko tersebut meliputi gangguan fisik seperti kelelahan mata, postur tubuh yang buruk, serta paparan radiasi. Tak kalah penting, ia juga menggarisbawahi dampak psikologis seperti kecemasan, ketergantungan, hingga adiksi digital.

“Adiksi adalah kondisi ketika anak merasa gelisah atau tidak tenang saat tidak memegang HP. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Menutup sesi, dr. Cahyaningsih memberikan beberapa pesan penting kepada orang tua: membangun kedekatan emosional dengan anak, menetapkan arah pengasuhan, memperbanyak doa, dan menjadi teladan di rumah.

“Anak adalah amanah dan aset terbesar dari Allah. Maka, tanggung jawab kita sebagai orang tua adalah mendidik mereka dengan kesungguhan dan kasih sayang,” pesannya.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi aktif orang tua.

“Alhamdulillah, acara berjalan dengan baik. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada SMPIT Daarul ‘Ilmi. Semoga Allah memberi keberkahan dalam setiap langkah pendidikan kita bersama,” tutup Ageng.

Dengan kegiatan ini, SMPIT Daarul ‘Ilmi menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan keluarga dalam membentuk generasi pembelajar sejati yang takwa, cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.

SMPIT Daarul ‘Ilmi merupakan bagian dari jaringan Sekolah Islam Terpadu (SIT) yang tergabung dalam JSIT Indonesia Wilayah Lampung. Sekolah ini beralamat di Jalan Bukit Kemiling Permai, Gang Persada II, Kelurahan Kemiling Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.
(Laporan: Jamilah)

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda