Bandar Lampung

SMA Al Kautsar Sampaikan Terima Kasih Dikasih Ruang Debat

SMA Al Kautsar Sampaikan Terima Kasih Dikasih Ruang Debat

Chantika Santika. | Dokumentasi Smanda Olympic 2025

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Lomba debat Smanda Olympic 2025 menarik perhatian pelajar dari berbagai SMA di Lampung.

SMA Al Kautsar Bandar Lampung turut meramaikan lomba debat ini dengan mengirimkan dua tim, salah satunya adalah tim yang beranggotakan Chantika Putri Santika dan teman-temannya.

Chantika mengungkapkan motivasinya mengikuti ajang ini berangkat dari kegiatan komunitas debat yang aktif ia ikuti di sekolah.

“Aku dan teman-teman bergabung dalam komunitas debat di sekolahku juga, dan kebetulan ada lomba debat di Smanda, jadi kami memutuskan untuk ikut,” ujarnya.

Bagi Chantika, Smanda Olympic 2025 bukanlah pengalaman pertama dalam kompetisi debat.

Sebelumnya, ia pernah berpartisipasi di Stupendous 2025 di Itera, Magnificent Nine di SMAN 9 Bandar Lampung pada semester lalu, serta beberapa ajang debat daring di tingkat universitas.

Dalam menghadapi lomba, Chantika bersama timnya menekankan strategi pada pendalaman analisis, bukan sekadar memperbanyak argumen.

Persiapan dilakukan secara intens, dengan empat hingga lima kali pertemuan setiap pekan, baik secara langsung di sekolah maupun melalui Zoom bersama pelatih.

Pada babak penyisihan ini, tim Chantika mendapat posisi tim kontra dengan mosi.

“Menyesali Falsafah Jawa tentang Bibit, Bebet, Bobot.”

Menurutnya, tema tersebut masih relatif ringan, meski ada tantangan dalam menguraikan analisis mengenai esensi cinta yang belum banyak dipahami.

“Kesulitannya tidak yang gimana-gimana, tapi mungkin dianalisis esensi cinta itu sendiri karena belum banyak yang paham. Tapi sejauh ini masih aman,” jelasnya.

SMA Al Kautsar turut memberikan dukungan penuh melalui pendampingan guru yang profesional di bidang debat.

Bimbingan intensif dari sekolah diyakini menjadi bekal penting bagi Chantika dan timnya untuk tampil maksimal.

Chantika juga menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya lomba debat perdana ini.

“Kami bersyukur banget karena Smanda mau kasih kami ruang untuk lomba debat,” katanya.

Dengan dukungan dan pengalaman yang dimiliki, Chantika optimistis Smanda Olympic 2025 akan menjadi ajang penting dalam mengasah kemampuan berpikir kritis dan keterampilan debat para pelajar SMA di Lampung. [Nathania Shakira]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda