Bandar Lampung

Siswa SMPIT Daarul ‘Ilmi Bandar Lampung Praktik Pengurusan Jenazah

Siswa SMPIT Daarul ‘Ilmi Bandar Lampung Praktik Pengurusan Jenazah

Praktik pengurusan jenazah siswa SMPIT Daarul Ilmi. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sebanyak 98 siswa SMPIT Daarul ‘Ilmi Bandar Lampung mengikuti praktik pengurusan jenazah sesuai dengan tuntunan ajaran agama Islam di masjid setempat, Rabu, 22/01/2025.

Dalam kesempatan ini, Aliyudin dari Yayasan Dakwah Provinsi Lampung menjadi narasumber.

Aliyudin memaparkan secara terperinci mengenai tata taca pengurusan jenazah. Mulai dari memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah.

“Paling penting di awal adalah kita mengetahui tanda-tanda kematian seseorang, kemudian hal-hal apa saja yang harus kita lakukan apabila kita melihat seseorang sedang sakaratul maut,” ujarnya.

Ali juga menegaskan, yang paling berhak atas pengurusan jenazah adalah ahli warisnya di keluarga.

Kata dia, kalau yang meninggal adalah ayah, yang paling berhak memandikannya adalah istri, anak laki-laki, saudara laki-laki dari ayahnya, pamannya dan kakeknya.

Begitupun kalau yang meninggal ibunya. Maka yang paling berhak memandikannya suaminya, anak perempuannya, saudara perempuannya atau bibinya dan neneknya.

”Kalau tidak ada, perempuan dimandikan oleh perempuan dan laki-laki dimandikan oleh laki-laki. Ketentuannya ia adalah seorang muslim dan mampu menjaga amanah si jenazah,” ujarnya.

Dia juga menuturkan, mengurusi jenazah merupakan hal yang harus ditunaikan oleh kaum muslimin yang masih hidup dan sifatnya fardu kifayah bagi yang lain.

Ali menambahkan, dua hal yang boleh dikerjakan ketika kita menyaksikan seseorang sedang sakaratul maut. Di antaranya mentalqin kalimat “laa ilaha illallah” di telinga orang yang akan meninggal dan mendoakannya.

“Boleh dalam hal ini membacakan Alquran surah Yasin dan surah Ar’rad serta mendoakan perjalanan calon jenazah agar Allah mudahkan proses sakaratul mautnya,” ujarnya.

Siswa di kelas IX SMPIT Daarul ‘Ilmi Bandar Lampung juga diberikan bekal apa aja yang harus dilakukan setelah seseorang itu meninggal.

“Setelah seseorang dipastikan meninggal, maka kita tutup kedua matanya, kemudian menutup tubuhnya dengan kain panjang, segera melepas seluruh pakaiannya, mengumumkan beritanya kepada keluarga dan sanak saudara atau masyarakat setempat dan bersegera mengurusi dan menandikan jenazah.” katanya

Ali mengatakan, dalam proses menandikan jenazah, seluruh ruangnnya harus tertutup rapat.

“Alangkah baiknya dilakukan di dalam rumah, tetapi kalau tidak memungkinkan, maka buatkan tempat pemandian yang cukup luas, ada atapnya, tertutup rapat sekelilingnya, usahakan tidak terkena matahari, dan menjaga aurat jenazah,” pungkasnya.

Ali juga menambahkan, beberapa persiapan saat mengafani jenazah dan tata cara menyalatkan jenazah. Setelah itu, para siswa diajak untuk praktik secara langsung.

Para siswa, terlihat sangat antusias mengikuti pembelajaran berharga ini.

Praktik pengurusan jenazah ini wajib diikuti oleh setiap siswa di kelas IX SMPIT Daarul ‘Ilmi Bandar Lampung dan merupakan salah satu syarat bagi mereka untuk dinyatakan lulus dari sekolah ini.

SMPIT Daarul Ilmi Bandar Lampung merupakan salah satu lembaga pendidikan formal berbasis Islam terpadu (IT) yang tergabung di Jaringan Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Lampung.

Sekolah ini beralamat di Jalan Bukit Kemiling Permai Gang Persada II Kelurahan Kemiling Raya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. [Jamilah]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda