Kelas "Menjadi Teladan". | Dokumentasi

Wartalampung.id, Way Jepara – Sebanyak 100 guru dan asatiz Yayasan Baitul Muslim Lampung Timur dari unit SMPIT sampai dengan SMAIT mengikuti kelas “Menjadi Teladan” pada program Dormitory Educator Academy (DEA) oleh Kafa Institute selama tiga hari, 19-21 Desember 2023.
Kegiatan ini bertujuan guna meningkatkan pola asuh mereka melalui in house training (IHT). Poin utamanya yaitu untuk memberikan teladan yang lebih baik kepada para santri dan memperkaya kualitas pendidikan di sekolah dan pesantren.
Pelatihan yang berjudul “Menjadi Teladan” ini diisi oleh dua trainer ahli DEA, Ustaz Ibrahim Mandres dan Ustaz Puguh Santoso (Mr. Poo). Mereka berhasil menghidupkan suasana forum dan memberikan kesan positif kepada 100 peserta dari perwakilan seluruh satuan pendidikan dan wali asuh asrama.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan, pola pengasuhan dan pembelajaran, para guru dan asatiz ini mengikuti serangkaian kelas yang fokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan pola asuh yang membangun karakter.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan mereka dapat menjadi teladan yang lebih baik bagi para santri dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Yayasan Baitul Muslim Nur Fauzan dalam sambutannya menyatakan program Dormitory Educator Academy (DEA) ini merupakan bagian upaya dan tekad Yayasan Baitul Muslim mempersembahkan pelayanan terbaik.
Ustaz Ibrahim Mandres menyampaikan guru teladan adalah kunci sukses kepengasuhan.
Lanjutnya, tiada kesuksesan tanpa kedisiplinan, tiada kedisiplinan tanpa keteladanan.
Yayasan Baitul Muslim terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan prima kepada para santri.
Dengan adanya program pembinaan seperti ini, diharapkan sekolah dan pondok di Yayasan Baitul Muslim dapat terus bersinergi menjadi lembaga pendidikan yang memberikan dampak positif pada pembentukan karakter peserta didik. []

Tinggalkan Komentar Anda