Wartalampung.id, Bandar Lampung – SMAIT Fitrah Insani menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) II bagi peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 pada 5–9 Januari 2026.
Kegiatan ini mengusung tema “Journey to Self Discovery and Excellent” sebagai upaya membekali siswa untuk mengenal diri, lingkungan sekolah, serta menumbuhkan semangat unggul sejak awal tahun ajaran.
Pelaksanaan hari pertama MPLS II, Senin (5/1/2026) menjadi momentum penting untuk menyambut siswa-siswi yang baru kembali dari masa libur sekaligus menyatukan kembali ritme, semangat, dan motivasi belajar di lingkungan sekolah.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan dibangun sejak pagi melalui kegiatan nutrisi pagi yang dipandu oleh OSIS dan Rohis SMAIT Fitrah Insani.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi “Holiday Rewind” bersama Fahmi, yang mengajak siswa merefleksikan pengalaman liburan sekaligus mempersiapkan mental dan mindset untuk kembali fokus menempuh proses belajar.
Suasana semakin cair melalui kegiatan ice breaking yang dipandu oleh OSIS dan Rohis, guna mempererat keakraban antar siswa.
Salah satu sesi utama pada hari pertama adalah materi “Rasulullah’s Life Journey” yang disampaikan oleh Eka, guru setempat.
Materi ini mengajak siswa meneladani perjalanan hidup Rasulullah saw sebagai sumber inspirasi dalam membangun karakter, ketangguhan, dan keunggulan diri sejak usia remaja.
Setelah istirahat dan salat, kegiatan kembali dilanjutkan dengan ice breaking oleh Rohis, kemudian pretest MPLS yang dipandu oleh Fahmi sebagai bagian dari pemetaan awal pemahaman siswa.
Rangkaian hari pertama ditutup dengan pengumuman MPLS oleh Rani, serta salat asar dan tilawah bersama yang kembali dipandu oleh OSIS dan Rohis.
Kepala SMAIT Fitrah Insani, Riandy Pratama, menyampaikan bahwa MPLS II tidak hanya berfungsi sebagai pengenalan sekolah, tetapi juga sebagai ruang transisi bagi siswa untuk kembali menyatukan semangat setelah libur panjang.
“Hari pertama MPLS ini kami rancang sebagai momen penyambutan yang hangat bagi siswa-siswi setelah liburan, agar mereka kembali bersemangat, fokus, dan siap menempuh proses belajar di sekolah. MPLS bukan sekadar kegiatan awal, tetapi bagian dari pembentukan karakter dan arah perjalanan siswa ke depan,” ujar Riandy Pratama.
Ia menambahkan bahwa melalui MPLS II, SMAIT Fitrah Insani ingin menanamkan nilai keislaman, kedisiplinan, serta semangat untuk terus menemukan dan mengembangkan potensi diri secara optimal.
Melalui rangkaian MPLS II ini, SMAIT Fitrah Insani berharap peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara positif, nyaman, dan penuh motivasi untuk meraih prestasi serta menjadi pribadi yang berakhlak mulia. [Desliyani Natalia]

Tinggalkan Komentar Anda