Salimah Pesawaran
WARTALAMPUNG.ID, GEDONG TATAAN — Pengurus Daerah (PD) Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kabupaten Pesawaran sukses menggelar kegiatan inovatif bertajuk “Sahati” atau Salimah Healing Tipis-Tipis pada Ahad, 21 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 hingga 14.00 WIB ini dipusatkan di Walahjan Cafe, Gedong Tataan, dan berjalan dengan penuh kelancaran serta kehangatan.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana resto mendadak dipenuhi nuansa ungu khas Salimah. Sedikitnya 50 peserta yang merupakan ibu-ibu dari jajaran Pengurus Cabang (PC) hingga Pimpinan Ranting (Pra) se-Kabupaten Pesawaran hadir kompak memadati lokasi acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan formal, lantunan ayat suci Alquran beserta saritilawah yang khidmat, serta dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum PD Salimah Pesawaran. Acara kemudian memasuki sesi inti, yaitu penyampaian tausiyah rohani oleh Ibu Suryati selaku perwakilan dari Dewan Pertimbangan Salimah (DPS) Pesawaran.
Mengangkat tema besar mengenai “Ukhuwah”, tausiyah ini berhasil membakar kembali semangat dan komitmen para pengurus ranting. Dalam pemaparannya, Ibu Suryati menekankan tiga poin esensial terkait urgensi menjaga persaudaraan di dalam organisasi, antara lain:
- Tujuan Akhir Cinta Allah: Menegaskan bahwa seluruh aktivitas dan program kerja yang dijalankan oleh Salimah bermuara pada satu tujuan, yaitu meraih cinta dan rida Allah SWT.
- Ukhuwah untuk Bangsa: Ikatan persaudaraan yang kuat di dalam Salimah harus diimplementasikan sebagai wujud nyata rasa cinta terhadap negara dan bangsa Indonesia.
- Saling Merasakan: Menjadi satu saudara berarti harus memiliki empati yang tinggi, di mana setiap anggota mampu merasakan apa yang sedang dirasakan oleh saudara lainnya.
“Ruh itu seperti tentara yang berkumpul. Orang yang beriman adalah orang yang berkumpul karena adanya kekuatan iman,” ujar Ibu Suryati saat menyampaikan materi di hadapan puluhan jajaran pengurus.
Melalui agenda SAHATI ini, hubungan emosional antar-pengurus diharapkan semakin solid. Kegiatan ini juga menjadi momentum penyegaran (healing) agar gerak dakwah dan sosial Salimah di tingkat ranting dapat terus berjalan optimal dan semakin baik lagi ke depannya. [DS Yana/Salimah Pesawaran]

Tinggalkan Komentar Anda