Bandar Lampung

Romantis, Alasan Mahasiswa Baru Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Pilih Program Studi Ini

Romantis, Alasan Mahasiswa Baru Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila Pilih Program Studi Ini

Mahasiswa baru Prodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila. | Najwa

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kesan romantis dari pelafalan bahasa Prancis menjadi alasan utama sejumlah mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis (PS PBP) FKIP Universitas Lampung angkatan 2026 memantapkan pilihan studinya.

Dua di antaranya, Amelia Kurnia Sari dari SMA Negeri 1 Penawartama dan Bilqis Audrey Aulia DJ dari SMK Negeri 1 Bandar Lampung.

Mereka membagikan cerita mereka mengenal bahasa Prancis untuk pertama kalinya sekaligus melangkah penuh keberanian ke dunia yang benar-benar baru.

Melalui wawancara yang berlangsung di Ruang C2.6 FKIP Unila pada Senin, 31 Agustus 2026, tiga mahasiswa baru membagikan kisah tentang perbandingan ekspektasi dan realita perkuliahan yang sedang mereka jalani.

Amelia mengaku benar-benar memulai dari nol. Ia baru mulai belajar bahasa Prancis setelah dinyatakan lulus lewat jalur SNBP.

Jauh berbeda dari bayangan banyak orang bahwa mahasiswa PBP sudah lebih dulu mengenal bahasa tersebut sejak SMA.

“Karena saya tertarik dengan bahasa Prancis, karena bahasa Prancis terlihat bahasa yang sangat romantis,” ujar Amelia.

Kesan pertamanya saat mendengar nama program studi ini pun penuh antusiasme.

“Keren sih, pasti seru karena belajar bahasa yang sebelumnya belum pernah aku pelajari.”

Sebagai mahasiswa baru, Amelia mengaku sebagian ekspektasinya sudah mulai terasa, meski sebagian lain masih dalam proses penyesuaian karena statusnya yang masih sangat baru di lingkungan kampus.

Harapannya sederhana: lulus tepat waktu dengan nilai memuaskan, sekaligus membuka peluang karier yang lebih baik lewat bahasa Prancis.

Cerita senada datang dari Bilqis Audrey Aulia DJ. Baginya, ketertarikan pada bahasa Prancis bukan sekadar rasa penasaran sesaat, melainkan keinginan mendalami bahasa yang menurutnya memiliki pelafalan indah.

“Aku lebih pengen mendalami tentang bahasa Prancis karena menurut aku bahasa Prancis itu adalah salah satu bahasa yang cara pelafalannya itu romantis,” katanya.

Meski masih terbilang baru, Bilqis mengaku belum menemukan tantangan besar yang ia khawatirkan sejauh ini.

Ia menikmati proses belajarnya dengan antusias sejak awal memutuskan masuk ke prodi ini, dan sudah menyusun target jangka panjang: lancar berbahasa Prancis, mahir berbicara di depan umum, hingga berkesempatan menginjakkan kaki langsung di Prancis.

“Dari lulus S1 ini, aku pengen lanjut S2. Nanti kalau semisal bisa, aku lanjut S2 ke Prancis sekalian kerja,” ujarnya.

Ia pun sudah membayangkan hal-hal yang ingin dilakukan jika berkesempatan ke Prancis kelak, mulai dari mencicipi kuliner jalanan, berbelanja, hingga mengunjungi ikon-ikon terkenal seperti Menara Eiffel.

Amelia menitipkan pesan bagi calon mahasiswa yang masih ragu untuk melangkah masuk ke dunia bahasa asing yang sepenuhnya baru bagi mereka.

“Kalau kita jalani sesuai niat, enggak berat,” pungkas Amelia. [Najwa/Suati/Mirliana]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda