Pemberian penghargaan dan apresiasi Universitas Teknokrat Indonesia kepada dosen dan mahasiswa berprestasi skala nasional dan internasional. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA memberikan penghargaan kepada ratusan mahasiswa dan dosen yang berprestasi hari ini di Gelanggang Mahasiswa kampus setempat.
Para dosen dan mahasiswa itu diberikan piagam penghargaan dan bentuk apresiasi lain langsung dari Rektor. Rektor juga didampingi Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM, pembina yayasan Hj Hernaini SS MPd, dan Ketua Yayasan Dewi Sukmasari SE MSA Akt.
Para dosen yang mendapatkan penghargaan di antaranya Dr Si Dedi Darwis S.Kom M.Kom, Dr Ryan Randy Suryono S.Kom, M.Kom, Yuri Rahmanto S.Kom, M.Kom, Suprayogi SS M.Hum, Auliya Rahman Isnain S.Kom M.Cs, Parjito S.Kom, M.Cs, Reza Adhi Nugroho S.Pd, M.Pd, M Najib Dwi Satria S.Kom MT, Dina Amelia SS, M.Hum, Ade Dwi Putra S.Kom, M.Kom, dan Styawati ST, M.Cs.
Para mahasiswa yang mendapat penghargaan berasal dari beragam elemen. Yakni mereka yang berprestasi dalam bidang akademik, seni, budaya, olahraga, robotik, mobil listrik, pembangkit listrik tenaga surya, dan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Asmaul Yusuf kampus setempat.
Rektor mengatakan, apresiasi ini diberikan sebagai wujud kepedulian kampus terhadap prestasi yang ditorehkan dalam setahun terakhir.
Rektor mengatakan, pemberian apresiasi ini hendaknya memantik semangat untuk berbuat yang lebih baik lagi di masa mendatang.
Ia meminta semua pihak tidak boleh terlena dengan prestasi yang selama ini diraih PTS terbaik ASEAN itu. Rektor justru ingin ke depan prestasi itu dipertahankan dan ditingkatkan.
Para mahasiswa yang berprestasi skala internasional juga diberikan apresiasi yang tinggi. Misalnya Sekar Kinasih yang sempat ikut program pertukaran mahasiswa internasional ke Amerika Serikat, Bagas Maulana di Singapura, dan Shavina Lestiani di kampus di Turki.
Rektor meminta semua yang mendapat penghargaan hari ini menjaga nama baik kampus dan tetap meningkatkan prestasi. Ia tidak ingin prestasi Teknokrat mandek di tempat. Ia ingin ke depan banyak prestasi level internasional yang bisa diraih mahasiswa dan dosen kampus berjuluk “Sang Juara” itu. []

Tinggalkan Komentar Anda