Ketua Senkom Mitra Polri Lampung Tugiran Adi (tiga kanan) bersama personel lain berfoto dengan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Menjelang perayaan Idulfitri 1447 H, Senkom Mitra Polri Provinsi Lampung memastikan kesiapan penuh dalam mengawal arus mudik dan balik Lebaran.
Di bawah komando Ketua Senkom Lampung, Tugiran Adi, hampir lima ratus, tepatnya, 488 personel, diterjunkan langsung untuk memperkuat Operasi Kepolisian Ketupat Krakatau 2026.
Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat Lampung sesuai dengan komitmen Polri dalam menciptakan suasana mudik yang kondusif.
Berdasarkan laporan koordinasi dari seluruh ketua kabupaten/kota, Senkom Lampung telah menempatkan personelnya di 34 titik Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) yang tersebar strategis di berbagai wilayah.
Ketua Senkom Lampung Tugiran menegaskan bahwa keterlibatan Senkom bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud pengabdian masyarakat.
Personel Senkom di lapangan bertugas memberikan bantuan komunikasi, pemantauan lalu lintas, hingga pelayanan medis darurat bersama instansi terkait.
“Kami hadir untuk mendukung penuh tugas kepolisian dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026. Fokus utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik agar saudara-saudara kita yang mudik bisa berjalan lancar,” ujar Tugiran dalam siaran pers kepada redaksi hari ini.
Ia juga menambahkan bahwa semangat tim di lapangan selaras dengan tagline kepolisian tahun ini.
“Target kami jelas, ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Kami ingin memastikan setiap pemudik sampai di tujuan dengan selamat untuk merayakan kemenangan di hari yang fitri,” ujarnya.
Secara rutin senkom Lampung juga memberikan laporan ke Posko Senkom yang bekerja sama dengan Polri, Kementerian Perhubungan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam melaporkan kejadian menonjol melalui Senkom Digital Communication (SDC) dan Senkom Information Centre (SIC).
Mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada lebaran 1447 H ini, personel Senkom akan bersiaga secara bergantian di pos-pos yang telah ditentukan.
Kehadiran mereka diharapkan mampu meminimalisir potensi kemacetan dan kecelakaan di titik-titik rawan sepanjang jalur mudik. []

Tinggalkan Komentar Anda