Olahraga

Rangga Petinju Muda SMA Tunas Mekar Indonesia, Inspirasi dari Mike Tyson Si Leher Beton

Rangga Petinju Muda SMA Tunas Mekar Indonesia, Inspirasi dari Mike Tyson Si Leher Beton

Muhammad Wijaya Erlangga

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Lampung memiliki talenta tinju dari seorang anak muda bernama Muhammad Wijaya Erlangga.

Rangga, sapaan akrabnya, kini duduk di kelas X SMA Tunas Mekar Indonesia (TMI) Bandar Lampung.

Cowok kelahiran 16 Januari 2009 ini lumayan mencuri perhatian dengan prestasi gemilangnya di tinju.

Dengan dua kemenangan di lomba tinju, perjalanan Rangga menjadi inspirasi bagi teman-teman.

Ini juga membuktikan bahwa tekad dan kerja keras dapat mengubah kehidupan.

Ketertarikan Rangga pada tinju bermula dari rumahnya. Saat kecil, ia kerap menyaksikan pertandingan petinju legendaris Mike Tyson berjuluk Si Leher Beton.

“Saya mulai tertarik karena terinspirasi Mike Tyson. Saya ingin menjadi juara seperti dia,” ujar Rangga, Selasa lalu, 14/1/2025.

Meskipun awalnya sekadar mengikuti lomba yang diadakan di sekolah, Rangga mulai merasakan ketertarikan yang lebih dalam.

“Awalnya saya hanya ikut-ikutan, tapi dari situ saya merasa semakin tertarik,” kenangnya.

Namun, perjalanan Rangga tidak selalu mulus. Saat pertama kali berlatih, ia merasakan kendala besar, seperti gerakan yang masih kaku dan rasa grogi yang sering mengganggu.

“Saya merasa sangat canggung di awal-awal. Semua gerakan terasa sulit dan saya sering merasa grogi,” katanya.

Tapi, Rangga tidak berjalan sendirian. Orang tua menjadi pilar utama yang selalu memberi dukungan tak terhingga.

“Orang tua saya selalu mendukung saya, bahkan mereka sering datang ke pertandingan saya untuk memberi semangat. Itu sangat membantu saya untuk terus berusaha,” ungkap Rangga.

Tak hanya orang tua, sosok pelatihnya, coach Renol, juga berperan besar dalam pembentukan mental dan teknik Rangga.

“Coach saya selalu mendorong saya untuk terus berlatih dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Tanpa beliau, saya mungkin tidak akan sampai sejauh ini,” ujar Rangga.

Pada saat mengikuti Wali Kota Cup Lampung Fight Night 2024, Rangga merasa cemas.

“Saya sempat berpikir, apakah saya bisa menang melawan lawan yang lebih hebat?”.

Di ajang tersebut, Rangga harus menghadapi lawan-lawan yang lebih berpengalaman.

Meski sempat kalah dalam beberapa pertandingan awal, semangat Rangga tidak padam.

Ia terus berlatih dan memperbaiki kekurangannya.

Kemenangan demi kemenangan pun akhirnya diraih.

Rangga berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan menjadi juara I dalam ajang bergengsi selanjutnya: Gubernur Cup.

“Awalnya saya kalah di beberapa pertandingan, tapi saya tidak menyerah. Saya terus mencoba, dan akhirnya berhasil meraih kemenangan,” kata Rangga.

Kini, dengan prestasi yang terus menanjak, Rangga memiliki impian besar untuk masa depannya.

“Saya ingin membawa nama Indonesia ke ajang internasional, seperti Muhammad Ali atau Mike Tyson,” ungkapnya dengan penuh semangat dan tekad.

Rangga yakin bahwa dunia tinju internasional bukanlah mimpi yang terlalu jauh untuk digapai.

Dalam setiap kesempatan, Rangga selalu menekankan pentingnya kerja keras dan tidak mudah menyerah.

“Saya ingin mengingatkan anak muda bahwa kita harus terus berusaha, tidak mudah menyerah, dan percaya bahwa dengan latihan, kerja keras, dan semangat, apa pun bisa dicapai,” pesannya kepada teman-teman sebayanya.

Perjalanan Rangga yang penuh tantangan namun dipenuhi dengan tekad yang kuat ini menjadi contoh nyata bahwa kesuksesan bukan hanya milik mereka yang berbakat, tetapi juga milik mereka yang berani berusaha dan tidak pernah menyerah.

Kini, Rangga bukan hanya menjadi juara di arena tinju, melainkan juga pahlawan bagi dirinya sendiri, keluarga, dan teman-temannya yang terus mendukung. [Ivan/Rangga/Faizah/Layka/Theyo/SMA TMI Bandar Lampung]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda