Zaskia Dwi Safitri
WARTALAMPUNG.ID, BANDAR LAMPUNG – Perjalanan inspiratif datang dari mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Lampung, Zaskia Dwi Safitri @zaskiadwi_.
Perempuan yang akrab disapa Kia ini berhasil membuktikan bahwa dunia pageant, modeling, dan pengabdian masyarakat dapat berjalan beriringan secara harmonis.
Puncaknya, Kia sukses menembus jajaran Top 8 Miss Aesthetic Beauty Lampung, sebuah pencapaian yang kian memantapkan langkahnya untuk terus berkembang.
Bagi Kia, kompetisi Miss Aesthetic Beauty Lampung bukan sekadar ajang unjuk kecantikan fisik.
Ajang ini menjadi ruang edukasi mendalam mengenai perawatan diri yang sehat, termasuk pemahaman skincare aman berizin BPOM.
Momen paling berkesan bagi anak kedua dari dua bersaudara ini adalah saat menghadapi sesi wawancara bersama dewan juri yang terdiri dari para dokter dan profesional.
Kia bilang, ajang ini melatihnya cara menyampaikan pendapat secara kritis dan terstruktur. Kemudian membangun kepercayaan diri tinggi di situasi penuh tekanan. Lainnya, kata dia, memberikan speech di El’s Coffee hingga performa maksimal pada malam grand final.
Di luar dunia modeling, Kia adalah mahasiswi aktif yang mendedikasikan waktunya untuk dunia pendidikan.
Baginya, ilmu yang didapat di bangku kuliah harus berdampak langsung bagi masyarakat.
Ketertarikan Kia pada dunia modeling sebenarnya sudah tumbuh sejak bangku SMA.
Namun, padatnya organisasi sekolah membuat impian tersebut baru bisa diseriusi setelah lulus.
Kia memandang modeling sebagai sarana meningkatkan kualitas diri secara menyeluruh.
Kemampuan tampil percaya diri di depan publik ini tidak lepas dari hobi menari yang ditekuninya sejak sekolah dasar (SD).
Kia sering mengikuti lomba tari dan tampil di berbagai acara resmi, termasuk prosesi pembukaan pernikahan.
Pengalaman seni tari inilah yang mengasah ekspresi tubuh dan wajahnya, yang kini menjadi modal utama dalam karier modeling dan pageant. []

Tinggalkan Komentar Anda