Bandar Lampung

Potensi Zakat Lampung Rp1,8 Triliun, Ketua Yayasan LAZDAI Lampung Agus Kurniawan Dorong Penguatan Kolaborasi

Potensi Zakat Lampung Rp1,8 Triliun, Ketua Yayasan LAZDAI Lampung Agus Kurniawan Dorong Penguatan Kolaborasi

Agus Kurniawan. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Potensi zakat di Provinsi Lampung diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun.

Namun, realisasi penghimpunannya masih berada di kisaran 5 persen atau bahkan di bawah angka tersebut.

Kondisi ini menjadi perhatian Yayasan Lembaga Amil Zakat Dompet Amal Insani (LAZDAI) Lampung dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi antarlembaga.

Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan LAZDAI Lampung, Agus Kurniawan, dalam kegiatan tasyakuran milad ke-25 LAZDAI Lampung “Seperempat Abad, Menebar Manfaat” di Fave Hotel Lampung, Sabtu (31/10/2026).

Agus mengatakan, besarnya potensi zakat di Lampung membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, agar dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, optimalisasi zakat tidak dapat hanya mengandalkan satu lembaga, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah, perusahaan, lembaga sosial, mitra strategis, hingga masyarakat.

“Semua pihak dan seluruh elemen membutuhkan kolaborasi serta sinergi untuk bisa mengoptimalkannya secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menambahkan, memasuki usia seperempat abad, LAZDAI terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan program sosial. Salah satu langkah yang tengah dikembangkan adalah wakaf produktif.

Agus menjelaskan, pengembangan wakaf produktif diharapkan mampu menghasilkan sumber pendanaan berkelanjutan. Hasil pengelolaannya nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia mengakui, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan sosial masih jauh lebih besar dibandingkan kemampuan lembaga saat ini. Terlebih, kondisi perekonomian yang sulit turut meningkatkan tantangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Antara kemampuan kami saat ini dengan kebutuhan masyarakat jauh lebih besar. Karena itu, ke depan wakaf produktif akan kami kembangkan agar hasilnya bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanan,” jelasnya.

Selain pengembangan wakaf, Agus juga menyoroti pentingnya memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga dan perusahaan.

Menurutnya, kolaborasi merupakan bagian dari komitmen LAZDAI dalam meningkatkan kualitas sosial masyarakat, sekaligus mendorong lebih banyak pihak terlibat dalam gerakan kebaikan.

Dalam kesempatan itu, Agus turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, mitra perusahaan, para donatur, muzaki, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan LAZDAI selama 25 tahun.

Ia berharap momentum milad tidak hanya menjadi perayaan perjalanan lembaga, tetapi juga ruang silaturahmi dan refleksi untuk memperkuat semangat berbagi di lingkungan masing-masing.[Helen Meldiana]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda