Diklat Pramuka FKIP Unila
Wartalampung.id, Bandar Lampung — Kegiatan Diklat Pramuka FKIP Universitas Lampung tahun 2026 memasuki hari kedua dengan penuh semangat dan antusiasme peserta.
Pada hari kedua ini, peserta mengikuti sejumlah materi dan pelatihan yang bertujuan membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim.
Suasana kebersamaan terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta tampak aktif berpartisipasi dan saling mendukung dalam setiap sesi yang diberikan. Tidak sedikit peserta yang mengaku mendapatkan pengalaman baru.
Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pramuka FKIP Universitas Lampung tahun 2026 terus berlangsung dengan penuh antusiasme. Memasuki hari kedua, peserta mulai mendapatkan materi dasar kepramukaan yang dinilai penting untuk membentuk kesiapan mahasiswa calon pendidik di masa depan.
Salah satu peserta, Devino Melandri Ardestyan dari angkatan 2025, mengaku mendapatkan pengalaman berkesan selama mengikuti rangkaian kegiatan diklat. Menurutnya, praktik tali-temali menjadi materi yang paling menarik sekaligus menantang selama kegiatan berlangsung.
Ia menjelaskan bahwa selain mempelajari tali-temali, peserta juga dibekali berbagai keterampilan dasar kepramukaan, termasuk kode morse dan isyarat Pramuka.
Pada hari kedua ini, materi yang diberikan lebih berfokus pada dunia kepramukaan, berbeda dengan hari pertama yang membahas kepemimpinan.
Devino menilai materi tersebut penting karena mahasiswa FKIP nantinya akan berperan sebagai pendidik sekaligus pembina Pramuka di sekolah.
Ia memahami bahwa kegiatan diklat menjadi salah satu bentuk persiapan bagi mahasiswa calon guru agar mampu membimbing siswa dalam kegiatan kepramukaan.
Tak hanya melatih keterampilan, kegiatan diklat juga dinilai mampu membangun kedisiplinan serta tanggung jawab peserta melalui penerapan aturan waktu yang ketat selama kegiatan berlangsung.
“Diklat ini menjadi persiapan bagi mahasiswa FKIP untuk menjadi pembina Pramuka bagi siswa di sekolah nantinya,” ujar Devino.
Devino berharap kegiatan Diklat Pramuka FKIP Unila dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya pada tahun-tahun mendatang. [Helen Meldiana]

Tinggalkan Komentar Anda