Bengkel Ruly. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Sukadana – Tidak sedikit orang yang memimpikan untuk bisa mempunyai bisnis atau usaha sendiri baik usaha yang besar ataupun usaha kecil.
Terlebih lagi dilansir dari BBC News Indonesia menerangkan bahwa Kemnaker (Kementerian Ketenagakerjaan) Republik Indonesia telah mencatat bahwa terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 46.240 pekerja pada periode Januari hingga Agustus 2024.
Impian orang untuk bisa mempunyai usaha sendiri menjadi salah satu pertimbangan dan solusi aman agar terhindar dari masalah PHK.
Sebagaimana petuah dari sosok pengusaha sukses Indonesia Bob Sadino yang mengatakan “Setinggi apapun pangkat yang Anda miliki, Anda tetap seorang pegawai. Sekecil apapun usaha yang Anda miliki, Anda adalah bosnya”, begitulah kurang lebih ucap seorang pengusaha kelahiran Lampung yang kerap dipanggil Om Bob.
Salah satu dari sekian banyaknya orang yang berhasil mengamalkan petuah tersebut adalah Sanruli.
Sanruli atau lebih akrab disapa dengan Ruly (26 tahun) merupakan seorang montir muda yang memiliki ketertarikan dalam dunia otomotif sejak kecil.
Ruly Jaya Motor adalah nama usaha bengkel yang ia miliki.
Usaha bengkel Ruly memiliki lokasi yang strategis terletak di pinggir jalan raya yang beralamatkan di Jalan Raya Lintas Pantai Timur Kabupaten Lampung Timur.
Ruly sendiri mulai berkecimpung di dalam dunia otomotif sejak ia lulus sekolah SMK. Sebelum memiliki usaha bengkel sendiri, Ruly ikut bekerja sebagai montir di bengkel orang lain selama beberapa tahun sembari ia belajar dan mengaktualisasikan ilmunya yang ia dapatkan semasa di sekolah.
Dengan berbekal pengalaman dan melihat peluang usaha bengkel yang menjanjikan, Ruly akhirnya bertekad untuk mencoba membuka usaha bengkel sendiri.
Hitam pekatnya oli yang mewarnai tangannya bukan lagi hal yang asing dan menjijikan bagi seorang Ruly. Dunia bengkel sudah menjadi hobi dan wahana mainnya sejak ia kecil.
Sanruli menjalankan usaha bengkelnya sejak tahun 2015. Ia biasa membuka bengkelnya setiap hari mulai jam 08.00–17.00 WIB. Kendatipun demikian, ketika ada orang yang rusak kendaraannya diwaktu malam hari tetap ia tolong dan berikan bantuan.
Meski sudah menjadi hobi sejak kecil, dalam menjalankan usaha pasti ada titik suka duka dan jatuh bangun dalam menjalankan usaha bengkel miliknya.
Persaingan, seperti menjatuhkan harga jasa bengkel dan rasa persaingan yang lainnya pun ia rasakan. Bahkan pernah titik terendah yang ia rasakan adalah ketika usaha bengkelnya terhenti.
Namun ia tetap yakin bahwa rezeki yang Allah swt berikan sudah tertakar dan tak akan pernah tertukar.
Ruly adalah salah satu penerima manfaat (PM) dari Pogram Pemberdayaan Ekonomi Umat Kementerian Agama Republik Indonesia melalui KUA Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.
Berkat bantuan modal usaha yang didapatkan seperti menjadi angin segar bagi Ruly untuk kembali bangkit dan menjalankan kembali usaha bengkel yang telah ia rintis.
Dengan pemanfaatan modal usaha yang ia dapatkan, kini usahanya semakin berkembang dan pendapatan (omzet) setiap bulannya juga turut meningkat. Pelanggan yang datang ke bengkel di setiap harinya bisa sampai 5-10 kendaraan.
Omzet yang ia dapatkan per bulan saat ini berkisar dari Rp3,6 juta sampai dengan Rp6 juta.
Penghasilannya kini pun tidak hanya berasal dari bengkel saja, kina ia melebarkan usahanya dengan merambah pada usaha jual beli motor dan usaha lainnya.
Jiwa semangat juang dan tak pernah menyerah dari segala kondisi yang ada pada diri seorang Ruly patut kita teladani.
Dengan segenap keyakinan yang tertanam di dalam jiwa bahwa kesuksesan akan terus menyertai bagi mereka yang terus bekerja keras dan memiliki tekad. Masa-masa sulit hanya akan mengujimu, namun tidak dapat menghancurkanmu. [Ridho Efendi/IZI Lampung]

Tinggalkan Komentar Anda