Tri Guntoro. | Helen
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Lampung mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan rabies melalui vaksinasi hewan peliharaan.
Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan “YPN Peduli Lingkungan dan Kesehatan Hewan” yang digelar Yayasan Pemberdayaan Nusantara (YPN) di Kantor YPN Bandar Lampung, Kemiling, Sabtu (26/9/2026).
Adapun vaksin berasal dari bantuan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung.
Dokter hewan Tri Guntoro mengatakan, rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Penularan salah satunya terjadi melalui gigitan hewan yang terinfeksi.
Menurutnya, rabies menjadi penyakit yang perlu diwaspadai karena ketika gejala klinis sudah muncul pada manusia, tingkat kematiannya sangat tinggi.
“Kalau sudah muncul gejala pada manusia, tingkat kematiannya hampir 100 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan masyarakat perlu mengetahui langkah pertolongan pertama apabila mengalami gigitan anjing atau kucing. Luka gigitan harus segera dicuci menggunakan air mengalir dan sabun.
Setelah membersihkan luka, masyarakat juga perlu segera mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan untuk menentukan tindakan medis selanjutnya, termasuk kebutuhan vaksin antirabies.
Trigun menekankan pencegahan tetap menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko penularan rabies. Salah satunya dengan memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi secara rutin.
“Vaksin itu sebaiknya setahun sekali,” katanya.
Ia juga mengapresiasi YPN yang kembali mengadakan vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan.
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan secara rutin dapat membantu meningkatkan perlindungan hewan sekaligus masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Tri Guntoro juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya memperhatikan hewan peliharaan milik sendiri.
Masyarakat dapat melaporkan keberadaan anjing atau kucing di lingkungan sekitar. Terutama hewan yang belum mendapatkan vaksinasi agar dapat ditindaklanjuti.
Selain vaksinasi, ia mengingatkan masyarakat agar dapat membedakan perilaku agresif biasa pada hewan.
Dari melihat perubahan perilaku yang dapat menjadi tanda penyakit. Hewan yang mengalami perubahan perilaku secara tiba-tiba perlu diwaspadai dan tidak sebaiknya didekati.
Melalui kegiatan tersebut, YPN bersama PDHI Cabang Lampung, Dania Pet Care, dan Zoma Vet Lampung berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan hewan dan pencegahan rabies.
Kegiatan vaksinasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian “Satu Hari, Dua Aksi Nyata”, yang juga menghadirkan edukasi pengelolaan sampah organik melalui workshop ember komposter. [Helen Meldiana]

Tinggalkan Komentar Anda