Berita Foto Nusantara

Perguruan Tinggi Hasilkan 1 Juta Pengangguran Terdidik

Perguruan Tinggi Hasilkan 1 Juta Pengangguran Terdidik

Abdul Haris. | Dokumentasi UTI

Abdul Haris. | Dokumentasi UTI

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Perguruan tinggi menghasilkan 1.045.706 pengangguran terdididik pada tahun 2024. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 itu dikutip Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Abdul Haris tadi malam di Hotel Novotel.

Haris mengemukakan itu kala membuka Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di bawah naungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II yang membawahkan Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, dan Bangka-Belitung.

Hadir pada acara itu Kepala LLDIkti Wilayah II Ishaq Iskandar dan pimpinan perguruan tinggi swasta wilayah II LLDikti.

Tantangan ini, kata Haris, mesti dijawab oleh manajemen perguruan tinggi sehingga saat mahasiswa lulus benar-benar siap diserap pasar kerja atau membuka lapangan kerja sendiri.

Pembelajaran di kampus, kata Haris, ke depan juga semakin adaptif dengan perkembangan zaman. Ia meyakini generasi sekarang sangat akrab dengan teknologi dan media sosial.

Publikasi semakin masif dengan adanya media sosial. Perguruan tinggi, kata dia, mesti didorong untuk kolaborasi dan inovasi sehingga makin siap menghasilkan lulusan siap kerja.

Rapat kerja sendiri bertema kolaborasi dan inovasi.

Sekilas Abdul Haris, dikutip dari https://dikti.kemdikbud.go.id/, pria dengan embel-embel Prof. Dr. rer. nat. ini lahir pada 21 September 1970 di Pemalang, Jawa Tengah.

Abdul Haris merupakan Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di Universitas Indonesia (UI).

Latar belakang pendidikannya diawali dari pendidikan sarjana dan magister yang ditempuhnya di Jurusan Fisika FMIPA UI. Ia kemudian melanjutkan pendidikan doktor pada bidang Geofisika di Kiel University, Jerman.

Pada tahun 2008–2013, ia pernah menjabat sebagai Sekretaris FMIPA UI. Selanjutnya pada tahun 2014–2018, menjabat sebagai Dekan FMIPA UI.

Ia melanjutkan jabatan sebagai Dekan FMIPA UI pada tahun 2018–2019 untuk periode kedua hingga akhirnya terpilih menjadi Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Indonesia pada tahun 2019–2020.

Terakhir, pada tahun 2020–2024 ia menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Indonesia sebelum akhirnya dilantik sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi pada 15 Maret 2024.

Abdul Haris juga aktif tergabung dan menjabat sebagai Vice President Himpunan Ahli Geofisika Indonesia. Pada tahun 2019, ia juga menjadi Ketua dan Pendiri Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (Lamsama).

Beberapa prestasi dan penghargaan yang pernah diraih antara lain Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X, Honorable Mention Asia Pacific Region Imperial Barrel Award 2017, Penghargaan Prestasi Kerja Luar Biasa dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta penghargaan sebagai Peneliti Terbaik di Indonesia versi SINTA. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda