Pelatihan koding. | Sugiono
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dalam menghadapi peralihan dari era industri 4.0 menuju era industri 5.0, puluhan guru perwakilan dari sekolah SMA dan SMK se-Provinsi Lampung mengikuti pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
Pelatihan ini diselenggarakan di aula SMAN 2 Bandar Lampung pada tanggal 26-30 Juli 2025.
Membuka pelatihan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, yang diwakili oleh Linda Fanheti, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan, menyampaikan bahwa meskipun peralihan ke industri 5.0 masih menjadi perdebatan, tanda-tanda kehadiran industri 5.0 sudah mulai dirasakan dan berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, teknologi terus hadir secara bergantian untuk membantu penyelesaian tugas dan pekerjaan manusia.
“Betapa canggihnya dunia modern saat ini dengan dukungan berbagai teknologi yang dapat dimanfaatkan. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan,” ujarnya.
Linda menekankan pentingnya mencari langkah-langkah strategis dan kebijakan yang tepat untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu bersaing di era global.
“Keterampilan di bidang koding dan pemahaman tentang kecerdasan artifisial harus mulai dikenalkan di sekolah-sekolah agar tenaga pengajar dapat dibekali dengan pendidikan teknologi informasi yang memadai,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa tenaga pengajar adalah garda terdepan dalam membentuk peserta didik. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan wawasan dan keterampilan baru agar dapat menciptakan proses pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan zaman.
“Melalui pelatihan ini, saya berharap para guru dapat menerapkan ilmu yang didapatkan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” tutup Linda. [Sugiono]

Tinggalkan Komentar Anda