Sumirah. | Bhazair Ayuningtyas

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sumirah berusia 31 tahun berasal dari Tegineneng, Pesawaran, merupakan pasien Rumah Singgah Pasien (RSP) YBM {LN-Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Lampung. Bagikan kisah inspiratifnya yang mengalami kecelakaan hingga patah tulang.
Sumirah yang saat itu merantau ke Kalimantan bersama suami, mengalami kecelakaan motor tunggal bersama pamannya.
“Lima bulan lalu saya kecelakaan sehabis pulang kerja. Posisinya bersama paman, kami kecelakaan tunggal. Alhamdulillah paman saya tidak apa-apa, sedangkan saya mengalami patah kaki,” jelasnya kepada wartalampung.id pada Senin 28/10/24.
Saat kecelakaan tersebut, Sumirah dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
Setelah satu bulan pascakecelakaan, dirinya memutuskan untuk pulang ke Lampung dan melakukan perawatan lanjutan di sini.
“Saya saat ini sedang terapi tangan, satu jari tangan sebelah kanan harus diamputasi dan jari lainnya tidak bisa digerakkan,” ujarnya.
Sumirah mengatakan, luka di kakinya sudah kering dan tinggal pemulihan saja.
Sempat merasa terpuruk dengan keadaannya, Sumirah tidak putus asa.
“Dulu waktu awal kecelakaan saya sempat terpuruk sekali. Yang biasanya bisa melakukan sendiri, ini harus digendong sama bapak. Ada perasaan malu, tetapi saya optimistis untuk sembuh,” ujarnya.
Sumirah berharap, semoga Allah memberi dirinya mukjizat untuk bisa pulih seperti semula. [Bhazair Ayuningtyas]

Tinggalkan Komentar Anda