Mubes Presidium Pemekaran Daerah Otonomi Baru Cukuh Bandakh Lima. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Presidium Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Cukuh Bandakh Lima mengadakan musyawarah besar (mubes) di sekretariat Jalan Pramuka, Gang Masjid, Kemiling, Bandar Lampung, Selasa, 18/6/2024.
Mubes dipimpin Siruaya Utamawan, Ketua Umum, yang datang langsung dari Jakarta. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Dewan Pengawas BPJS Kesehatan.
Pertemuan ini didampingi oleh Rusli Shoheh selaku Ketua Harian dan Wahyan Sekretaris Umum.
Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting seperti tokoh adat, tokoh masyarakat, dan praktisi pendidikan. Beberapa di antaranya adalah Antonius (komisioner KPU Lampung), Hafiz Tamsyah, Hamdi Mazwin, dan lain-lain
Dalam keterangannya Hamdi Mazwin gelar/adok Dalom Panglima Marga, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan berharap cita-cita pemekaran daerah otonomi baru ini segera terwujud.
“Mubes adalah langkah penting dalam proses pemekaran Cukuh Bandakh Lima. Kami sangat menyambut baik kegiatan ini dan berharap cita-cita ini dapat segera terealisasikan,” ujar Hamdi Mazwin.
Ketua Umum Siruaya Utamawan menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam mewujudkan pemekaran daerah otonomi baru ini.
Pemekaran ini, kata dia, bukan hanya tentang pembentukan wilayah baru, melainkan juga tentang memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.
“Kami memerlukan dukungan dari semua pihak agar proses ini berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
Ketua Harian Rusli Shoheh juga menyampaikan pandangannya tentang pentingnya langkah-langkah strategis yang akan diambil.
“Presidium menyusun berbagai rencana dan program untuk memastikan pemekaran ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” kata dia.
Ia mengatakan, panitia akan terus bekerja keras dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar semua tahapan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Acara ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dan persiapan yang diperlukan dalam proses pemekaran daerah otonomi baru, serta memperkuat dukungan dari berbagai pihak terkait.
AgusTamsyah, dosen UIN Raden Intan Lampung, mengatakan, kegiatan presidium pemekaran ini satu inisiatif yang luar biasa.
Ia mengajak semua mendukung penuh demi untuk terwujudnya Cukuh Bandakh Lima atau lima wilayah ini membantu demi kemajuan pembangunan ke depannya.
“Kalau kita tidak mendukung, mau siapa lagi, dan ini dibolehkan oleh negara secara regulasi. Para inisiator ini sangat luar biasa, harus kita jaga dan bisa terwujud,” ujarnya. [Afrizal]

Tinggalkan Komentar Anda