Setia Rini. | Dokumentasi

Oleh Setia Rini, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila
Belajar bahasa Prancis sebenarnya tidak hanya melulu belajar bahasa Prancis itu saja ya. Mungkin selama ini, yang banyak publik tahu bahasa Prancis itu hanya ada bidang pendidikan dan sastra.
Hal ini karena memang program studi (prodi) yang ada di Indonesia hanya membuka bidang pendidikan dan sastra. Padahal, di prodi masing-masing di Indonesia memiliki mata kuliah khusus atau mata kuliah peminatan.
Mata kuliah peminatan adalah mata kuliah yang dapat dipilih sebagai kompetensi tambahan selain kompetensi inti di bidang pendidikan atau sastra Prancis. Mata kuliah peminatan ini pada umumnya adalah bahasa Prancis khusus yang dalam istilah bahasa Prancis dikenal dengan Français sur les Objectifs Spécifiques (FOS).
FOS adalah bahasa Prancis bidang khusus yang dapat dipelajari oleh siapa pun yang memiliki ketertarikan atau kebutuhan di bidang tertentu. Bahasa Prancis bidang khusus ini memiliki banyak jenis seperti bahasa Prancis bidang hukum (le français juridique), bidang hubungan internasional (le français des relations internationnelles), bidang kedokteran (le français de la médecine), bidang relasi publik dan administrasi (le français des relations publiques et de l’administration), bidang kesekretariatan (le français du secrétariat), bidang ilmu sosial (le français des sciences sociales et humaines), bidang informasi (le français de l’informatique), bidang jurnalistik (le français journalistique), bidang makanan (le français la gastronomie), bidang perusahaan dan bisnis (le français des affaires), bidang perhotelan (le français de l’hôtellerie), bidang pariwisata (le français du tourisme), bidang ilmu pengetahuan dan teknik (le français scientifique et technique) dan lain sebagainya.
Adapun di Prodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila saat ini memiliki tiga mata kuliah peminatan yaitu bahasa Prancis bidang pariwisata, penerjemahan, dan jurnalistik. Selain itu, ada beberapa mata kuliah wajib bidang bahasa Prancis khusus, yaitu bidang pariwisata dan administrasi perusahaan.
Mata kuliah bahasa Prancis di bidang khusus ini tentunya sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Selain memiliki kompetensi inti di bidang pendidikan bahasa Prancis, mahasiswa juga memiliki kompetensi tambahan di beberapa bidang tersebut.
Hal yang sangat menarik, ketika kita mempelajari bahasa asing, tidak hanya mempelajari bahasanya saja, tetapi nyatanya kita juga bisa belajar banyak hal. Terlebih jika, hal lain tersebut juga merupakan bidang yang kita sukai.
Artinya, belajar bahasa Prancis memiliki perspektif yang sangat luas. Tidak hanya di dunia pendidikan, tetapi juga di dunia profesional ketika mahasiswa lulus nanti. Jika kita tidak minat menjadi pengajar bahasa Prancis, kita bisa kok menjadi pemandu wisata untuk orang-orang frankofon.
Kita juga bisa menjadi penerjemah baik lisan maupun tulis di bidang bahasa Prancis. Bahkan jika kita ingin menjadi polisi, kita bisa mengikuti seleksi Polri setelah kita lulus studi S1 melalui jalur bahasa Prancis.
Profesi polisi tetapi kita memiliki nilai plus di bidang bahasa Prancis. Saya yakin dengan nilai plus tersebut, dapat membawa karier kita semakin melesat ke depannya. Karier kita bisa berkembang bahkan di kancah internasional.
Contoh lainnya, kalau kita menyukai kuliner, makanan dan minuman, roti dan kue, kita juga bisa mempelajari bahasa Prancis khusus di bidang tersebut.
Tidak hanya lulus dengan gelar sarjana (pendidikan/sastra), tetapi juga memiliki skill di bidang kuliner, kuliner Prancis lagi.
Keren sekali bukan? Oleh karena itu, saya seringkali di kelas, memotivasi mahasiswa untuk tidak lelah menemukan cara/gaya belajar yang menyenangkan.
Cara belajar yang tepat, tentu akan sangat efektif dilakukan karena kita menyukai cara belajar tersebut. Dengan cara apa?
Salah satunya adalah dengan mempelajari bahasa Prancis di bidang-bidang khusus yang kita minati. Saya menemukan cukup banyak mahasiswa yang memiliki passion di bidang tertentu seperti kecantikan, kuliner, mode, penerbangan, kepolisian, administrasi dan kesekretariatan, wisata, bisnis, terjemahan dan lain-lain.
Nah, saya sering meminta mereka untuk memperdalam bahasa Prancis di bidang-bidang yang mereka sukai. Jika menyukai bidang kecantikan/MUA, pelajari saja MUA tetapi dengan bahasa Prancis.
Baik dengan menonton vlog atau video-video MUA berbahasa Prancis, membaca berbagai referensi tentang MUA berbahasa Prancis, dan menulis serta memperkaya kosakata di bidang MUA.
Baiknya lagi, kalau diikuti dengan praktik baik menulis atau berbicara dalam bahasa Prancis di bidang MUA tersebut. Misalnya, membuat postingan bagaimana style makeup dengan look natural dalam bentuk vlog atau video sederhana di TikTok atau Instagram.
Saya rasa ini adalah hal yang sangat menarik untuk dilakukan. Melakukan dan mengerjakan hal yang disukai tetapi sekaligus juga belajar bahasa Prancis.
Atau, kalau mau melanjutkan studi master di Prancis di bidang yang kita sukai, itu juga bisa sekali ya. Misalnya, saat ini kita masih studi di Prodi Pendidikan Bahasa Prancis, kita bisa melanjutkan studi master kita di Prancis di bidang khusus pariwisata/perhotelan/kuliner: roti dan kue, makanan tertentu/penerbangan/penerjemahan, dan lain-lain.
Apalagi di Lampung saat ini pertumbuhan ekonomi dan pembangunan terus bertumbuh. Banyak pembangunan hotel yang tentunya membutuhkan banyak pegawai dengan skill yang baik dan penguasaan bahasa asing.
Banyak juga tempat wisata berbasis laut/pantai yang sangat disukai oleh orang-orang Prancis. Misalnya, di Tanjung Setia atau di Krui, Lampung Barat, juga banyak pantai/laut dengan ombak yang tinggi yang pasti diburu oleh para penggemar surfing yang mana orang-orang Prancis pun sangat menyukai jenis olahraga tersebut.
Lampung sangat kaya dan memiliki peluang yang sangat bagus ke depannya di kancah internasional. Saya yakin, suatu saat Lampung bisa menjadi Bali ke-2 di Indonesia.
Dengan kekayaan alam yang luar biasa, didukung masyarakat yang sangat beragam multi suku yang tinggal dan tersebar di Lampung, dengan beraneka kerajinan dan karya-karya seniman yang hebat, Lampung dapat menarik banyak wisatawan asing, terutama Prancis.
Bahkan bisa saja terjalin kerja sama internasional, dan kemungkinan-kemungkinan lainnya yang sangat terbuka terutama dengan pemerintah Prancis.
Sekarang juga banyak ditemukan restoran-restoran atau toko kue dan roti yang khas Prancis di Lampung. Artinya, bisnis kuliner makanan khas Prancis juga bisa menjadi peluang yang sangat menjanjikan di Lampung.
Misalnya, salah satu kafe yang ada di Bandar Lampung dengan nama kafe La Passion, itu merupakan nama yang diambil dari bahasa Prancis, yang artinya kesukaan.
Di IG, kita bisa temukan akun kafe tersebut dengan nama @lapassion.patisserie. Patisserie juga diambil dari bahasa Prancis yang artinya toko kue.
Peluang kerja di bidang bahasa Prancis itu sangat luas, jika tidak kita batasi. Karier apa pun bisa didukung dengan bahasa Prancis jika kita mumpuni. Mau jadi apa pun kita di bidang profesional setelah lulus nanti, saya yakin, bahasa Prancis yang sudah dipelajari tidak akan sia-sia.
Kemampuan bahasa Prancis itu akan menjadi nilai plus yang patut untuk dibanggakan. Sekarang, coba kita temukan, passion kita di bidang apa?
Temukan passion kita, lalu tekunilah dengan totalitas sampai suatu hari nanti kita akan menjadi ahli di bidang tersebut.
Seperti quote yang sering disampaikan BJ Habibie.
“Apabila kamu sudah memutuskan menekuni suatu bidang, jadilah orang yang konsisten. Itu adalah kunci keberhasilan yang sebenarnya.” []

Tinggalkan Komentar Anda