Setia Rini

Oleh Setia Rini (Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila)
Lagi-lagi bahasa Prancis. Bahan diskusi yang menurut saya sangat layak untuk diperbincangkan dan menjadi bahan diskusi anak-anak muda saat ini.
Bahasa asing lainnya tentu saja juga penting. Bagaimana kalian bisa menjelajahi bumi Allah, kalau kalian tidak menguasai bahasa asing.
Itulah alasan saya, kenapa saya terus menulis dan mengajak betapa pentingnya menguasai bahasa asing.
Bahasa Prancis sendiri, sering saya tuliskan pada beberapa tulisan saya berbagai alasan kenapa saat ini anak-anak muda harus belajar dan menguasai bahasa Prancis.
Iya, bahasa Prancis adalah salah satu dari lima bahasa dunia yang paling banyak digunakan di berbagai belahan dunia, internasional. Kapan kalian akan mulai belajar bahasa Prancis?
Peluang pekerjaan melalui kepiawaian berbahasa Prancis saat ini juga semakin terbuka lebar di berbagai bidang.
Kalau ada yang masih sangat awam dengan bahasa Prancis sehingga sering muncul pertanyaan, eh kenapa ambil bahasa Prancis?
Kuliah di Prodi Bahasa Prancis memang mau kerja apa? Belajar bahasa Prancis mau jadi apa? Bahasa Prancis memangnya bagus ya?
Saya pribadi mengalami kok momen-momen ini. Momen di mana orang-orang di sekitar saya bahkan begitu sangat meragukan dengan pilihan yang saya ambil saat itu.
Terlebih kondisinya memang saya tinggal di desa, lalu memilih melanjutkan studi di Bandung dengan pilihan jurusan yang membuat banyak orang menyangsikan.
Sekian orang ragu dengan pilihan yang saya pilih, mau jadi apa? Kerja apa? Di kampung memang bisa?
Dan keyakinan saya tidak pernah pudar. Semakin banyak orang meragukan jurusan yang saya ambil, semakin kuat keyakinan saya bahwa saya akan berhasil suatu saat nanti dengan bahasa baguette ini.
Ok, saat ini menurut saya lebih mudah bagi siapa pun, termasuk orang-orang yang masih awam dengan bahasa Prancis, untuk menemukan ribuan alasan kenapa saat ini penting mempelajari bahasa Prancis.
Yakin deh, smartphone di tangan kalian itu supercanggih yang bisa menjawab semua pertanyaan kenapa harus belajar bahasa Prancis?
Sekian detik saja, jawaban-jawaban Mbah Google berbaris rapi untuk menjelaskan peluang-peluang pekerjaan yang mumpuni dengan bahasa Prancis.
Gaji? Jangan ditanya. Terlebih jika kalian bekerja di perusahaan-perusahaan Prancis atau frankofon, gaji kalian bahkan bisa 2 dan 3 digit.
Pengalaman? Wah tentu saja akan sangat membentuk kalian menjadi pribadi yang cinta tanah air, cerdas, dan dinamis.
Tetapi pada konteks diskusi kali ini saya tidak akan membahas terlalu luas terkait dengan peluang kerja melalui bahasa Prancis ini ya. Hal ini cukup beralasan karena saya adalah dosen. Dosen bahasa Prancis.
Tentu saja saya akan membuka wawasan kalian terkait peluang yang sangat menggiurkan ini. Salah satunya karena dosen adalah pengajar, pengajar adalah guru.
Dan pasti kalian pernah dengar, bahwa profesi guru adalah salah satu dari sekian profesi yang dianjurkan oleh Rasulullah selain profesi pedagang (berniaga).
Selain itu, banyak sekali dijelaskan di dalam Alquran betapa ilmu itu sangat penting untuk dikuasai dan saling diajarkan, bagaimana posisi orang-orang berilmu sangat dimuliakan.
Dan saya juga sangat yakin, pasti kalian juga tahu hadis riwayat Abu Hurairah: Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalannya, kecuali tiga macam amalan yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya.
Ilmu yang bermanfaat salah satunya dimiliki oleh para ulama, oleh para guru, oleh siapa pun yang memiliki ilmu dan membagikan ilmu itu kepada orang lain untuk sebuah kebermanfaatan.
Dan tentu saja dosen bahasa Prancis bisa menjadi salah satu dari sekian pilihan yang bisa kalian pilih untuk beramal melalui ilmu.
Membicarakan tentang peluang menjadi dosen bahasa Prancis di Indonesia sendiri, tentu saja sangat berpeluang besar.
Ini yang menjadi salah satu alasan saya terus mendorong mahasiswa-mahasiswa saya untuk langsung melanjutkan studi mereka yang linear (bidang bahasa, terutama bahasa Prancis) agar dapat menjadi dosen ketika sudah menyelesaikan master.
Di Indonesia sendiri saat ini terdapat 15 universitas yang memiliki program studi bahasa Prancis lo.
Ke-15 universitas itu terdiri dari Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Lampung (Unila), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Negeri Manado (Unima) dengan fokus pada pendidikan bahasa Prancis.
Lalu 7 kampus lainnya fokus pada bidang sastra Prancis yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran (Unpad), Sekolah Tinggi Bahasa Asing Yapari Bandung (STBA), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Universitas Halu Oleo (UHO).
Sedangkan untuk program studi master khususnya pendidikan bahasa Prancis awalnya ada di UPI, namun sekarang sudah tidak ada.
Saat ini master pendidikan bahasa Prancis hanya ada di Unimed. Sedangkan kampus lain di Indonesia yang memiliki master di bidang Bahasa Prancis yang bisa menjadi pilihan adalah UNY dengan fokus bidang keilmuan linguistik dan UGM dengan fokus keilmuan bidang sastra.
Adapun untuk S3 bahasa Prancis di Indonesia belum ada. Oleh karena itu, banyak dosen bahasa Prancis yang melanjutkan studi S3-nya di luar negeri atau tetap di Indonesia dengan memilih bidang keilmuan yang linear seperti bidang bahasa yang spesifik: linguistik maupun sastra.
Dan tahukah kalian, saat ini 15 universitas di atas terus membutuhkan dosen-dosen muda baik pada prodi pendidikan maupun sastra. Saat ini semakin banyak dosen senior yang pensiun sehingga tentu saja regenerasi harus segera dilakukan.
Banyak sekali peluang menjadi dosen dibuka di beberapa universitas tersebut baik melalui jalur CPNS, PPPK, maupun jalur dosen tetap PTN-BH untuk beberapa universitas yang sudah memiliki posisi sebagai universitas PTN-BH.
Yakin kalian yang sekarang sedang mengenyam pendidikan di prodi bahasa Prancis akan melewatkan kesempatan emas ini? Unila sendiri sampai dengan saat ini, masih bertahan dengan total dosen hanya 5 orang yang mana harus saling berbagi kesempatan untuk saling melanjutkan studi S3.
Ditambah 1 dosen CPNS yang berhasil lolos pada awal tahun ini. Akhir tahun lalu, Unila membuka banyak sekali peluang menjadi dosen baik melalui jalur PPPK maupun CPNS.
Prodi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila sendiri memiliki peluang 3 lowongan jalur PNS, sayangnya hanya 1 orang yang lolos sampai di tahap akhir. Sayang sekali bukan?
Dan ini fenomena ini terjadi di seluruh Indonesia ya, prodi bahasa Prancis saling berlomba untuk mendapatkan dosen-dosen baru agar prodinya dapat tetap berdiri tegak dan kokoh.
Saya sendiri sebagai dosen bahasa Prancis, sangat menyarankan siapa pun yang saat ini sedang melanjutkan studi di bahasa Prancis baik dalam maupun luar negeri untuk ikut aktif merespons peluang ini.
Peluang yang sangat baik pastinya. Dosen bahasa Prancis, salah satu profesi yang Rasulullah anjurkan.
Dosen bahasa Prancis yang selalu memperoleh prioritas secara langsung oleh Kedutaan Besar Prancis salah satunya dengan berbagai program pelatihan yang dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri.
Dosen bahasa Prancis yang akan memberikan kalian pengalaman berharga yang tentu saja itu sangat mahal. Ayo jelilah dalam melihat peluang.
Peluang emas yang sangat jelas di depan mata kalian. Bahasa Prancis akan membawa kalian menjelajahi dunia karena bahasa Prancis telah banyak digunakan di negara-negara frankofon.
Lebih dari 80 negara frankofon bisa kalian jelajahi berkat bahasa Prancis kalian. Impian memiliki profesi yang sangat dianjurkan Nabi pun bisa kalian miliki.
Pintu dan peluangnya sangat jelas, terpampang nyata. Silakan berlomba-lomba melanjutkan master di bidang bahasa Prancis.
Masukilah pintu-pintu menjadi dosen bahasa Prancis di salah satu kampus impian kalian, salah satunya Universitas Lampung.
Yakin tidak mau jadi dosen bahasa Prancis? []

Tinggalkan Komentar Anda