Setia Rini. | Dokumentasi

Oleh Setia Rini (Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung)
“Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu.” (HR Ali Bin Abi Thalib).
Hadis ini begitu menyadarkan saya sebagai pengajar bahasa Prancis, untuk bisa mengajar dengan cara-cara yang selalu up to date. Hadis ini menurut saya memang benar adanya, saya setuju.
Zaman ketika saya kuliah dulu dengan zaman saya mengajar mahasiswa-mahasiswa saya sekarang tentu sudah berbeda. Era sekarang, semua orang tidak bisa lepas dari yang namanya internet, sehingga sering terdengar yang namanya internet of things (IoT).
Jika diterjemahkan sesuai kata yang menyusunnya, IoT berarti internet untuk segala/semua hal. Artinya, segala hal, segala aktivitas manusia saat ini tidak terlepas dari yang namanya internet.
Semuanya terhubung dan menyatu di dalam sebuah sistem melalui internet. Tentu saja tanpa harus saya berikan contoh, saya yakin kalian pun dapat memberikan contoh dengan sangat mudah akan hal itu.
Bahkan ketika opini ini sedang dibaca, tentu saja kita sedang memanfaatkan internet untuk dapat mengaksesnya melalui smartphone atau juga laptop dan alat-alat canggih lainnya.
Lalu dengan mudahnya, ketika kita merasa opini ini menarik dan kalian ingin lebih banyak orang lagi membacanya, kita cukup berbagi tautan melalui banyak media sosial.
Lalu dalam hitungan detik, puluhan bahkan ratusan dan ribuan orang akan membaca opini ini.
Luar biasa bukan dampak IoT terhadap kemudahan dalam segala aktivitas kalian? Terutama penyebaran atau pencarian informasi tertentu.
Tentunya, perkembangan yang saya katakan sangat luar biasa ini tidak bisa dibiarkan begitu saja bukan? Terutama saya sebagai pendidik, tentu saja akan sangat merekomendasikan IoT ini untuk menunjang sekaligus menjadi sarana yang dapat dioptimalkan dalam dunia pendidikan.
Aktivitas di kelas saya pun tidak pernah lepas dari yang namanya IoT. Terlebih memang mahasiswa saat ini tiada hari tanpa smartphone di genggaman tangan mereka masing-masing.
Sesungguhnya keberadaan smartphone tersebut tentu saja kerap mengganggu konsentrasi mahasiswa ketika mengikuti perkuliahan. Tetapi saya rasa ada cara-cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan siatuasi ini.
Di samping memang, tentu akan saya batasi bahkan saya larang penggunaan ponsel di kelas untuk kondisi-kondisi tertentu seperti ketika diskusi, presentasi, dan ujian.
Akan otomatis smartphone sama sekali tidak nampak selama kegiatan-kegiatan tersebut karena tentu saja minta untuk dikumpulkan di meja saya atau disimpan di tas masing-masing.
Cara-cara terbaik yang bisa dilakukan dengan mengoptimalkan IoT adalah dengan mengarahkan mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai hal positif yang dapat diakses melalui internet. Baik itu aplikasi, medsos, web, dan berbagai portal berita atau yang sejenisnya.
Saya sering sekali berbagi tautan baik itu artikel maupun media sosial seperti IG dan video-video TikTok. Tentu kalian tahu bahwa cara tercepat dan terbaik untuk menguasai kosakata bahasa asing, termasuk bahasa Prancis adalah dengan banyak membaca.
Saya selalu berulang-ulang sampaikan kepada mahasiswa ketika saya mengajar untuk minimal membaca satu artikel berbahasa Prancis setiap harinya. Dalam waktu satu bulan, mereka akan berhasil membaca 30-31 artikel berbahasa Prancis dengan total ratusan.
Bahkan, ribuan kosakata baru yang pastinya akan membuat otak kita menjadi lebih hidup terkait dengan bahasa Prancis dan wawasan tentu saja.
Jika mahasiswa beralasan bosan ketika membaca artikel melalui smartphone atau laptop dan sejenisnya, ada banyak cara membaca yang bisa dilakukan.
Artikel tersebut bisa di-print dan dibaca sambil digarisbawahi atau diberi warna ketika menemukan kosakata-kosakata baru, dan jangan lupa dicari artinya melalui kamus.
Hal ini akan sangat efektif terutama ketika di kelas sedang membahas tema-tema tertentu yang ternyata kita tidak memiliki wawasannya, sehingga tentu saja kita juga tidak memiliki kosakata dalam bahasa Prancis.
Misalnya ketika di kelas sedang dibahas tema tentang Ramadan, tentu saja banyak sekali istilah dalam bahasa Prancis yang belum diketahui.
Oleh karena itu, coba cari di Google dengan menggunakan beberapa kata kunci berbahasa Prancis yang memang sedang dibahas di kelas. Dalam hitungan detik akan ada jutaan artikel yang bisa kita pilih untuk menjadi bahan bacaan .
Miliki catatan khusus baik di buku atau di smartphone yang berisi kumpulan kosakata-kosakata baru tersebut lengkap dengan artinya dan jenis katanya (maskulin atau feminin). Termasuk juga kelas katanya (kata benda/kata sifat/kata kerja, dll).
Selain itu, aktivitas membaca untuk memperkaya kosakata bahasa Prancis ini juga bisa dilakukan dengan cara menonton. Saya yakin bahwa semua mahasiswa suka menggulirkan informasi di media sosial terutama IG dan TikTok.
Manfaatkanlah waktu di mana kita biasanya membuka medsos tersebut dengan memberikan waktu kepada diri sendiri untuk fokus mengakses konten-konten berbahasa Prancis. Kita bisa memberikan waktu yang minimal sama banyak ketika kalian mengakses konten lain.
Artinya, jika kita mengakses konten yang kalian suka selama 30 menit, kita juga harus mengakses konten berbahasa Prancis selama 30 menit. Lebih banyak akan sangat lebih bagus.
Kita bisa mengetikkan kata kunci yang sama seperti ketika kalian melakukan pencarian di Google, misalnya Les menus typiques pendant le Ramadan untuk mengetahui menu-menu khas selama Ramadan.
Jika ingin mengetahui kosakata-kosakata bahasa Prancis di bidang kuliner khususnya ketika puasa Ramadan, di TikTok akan muncul konten terkait menu tersebut meskipun tidak banyak.
Musababnya, memang konten terkait bidang tertentu belum banyak yang membuat. Tetapi kita bisa mencari dengan kata kunci lainnya yang mendekati.
Menonton video TikTok akan menjadi aktivitas yang menyenangkan sehingga kita tidak akan cepat merasa bosan.
Jangan lupa follow sebanyak-banyaknya akun-akun TikTok maupun IG yang konten-konten bahasa Prancisnya baik untuk membantu peningkatan wawasan.
Melalui aktivitas membaca artikel dan ditambah dengan aktivitas menonton video-video di TikTok, kita akan memperoleh banyak manfaat selain meningkatnya kosakata bahasa Prancis .
Video TikTok akan mengajarkan secara nyata bagaimana gaya-gaya berbicara orang Prancis, sehingga akan lebih mudah untuk diikuti dan ditiru.
Rasanya, IoT saat ini benar-benar menjadi harta karun bagi siapa saja yang bisa mengambil peluang dan kesempatan itu.
Bahkan saya yakin, dengan IoT, pemanfaatan yang optimal berbagai sumber yang ada di internet, bisa membuat kita menjadi orang-orang yang cerdas luar biasa, wawasan luas seluas samudera.
Bahasa Prancis bahkan bisa dikuasai dengan sangat baik layaknya seperti orang Prancis. IoT diciptakan bukan untuk dihindari, melainkan dimanfaatkan sesuai bidang kita masing-masing.
Gunakan dengan bijak dan optimalkan untuk hal-hal yang bermanfaat. Maka dunia ada di dalam genggaman tangan masing-masing.
Cek sekarang kosakata bahasa Prancis kita ada berapa? Lalu lakukan aktivitas membaca dan menonton dengan tema-tema tertentu yang sama dalam beberapa kesempatan, beberapa hari atau minggu.
Maka itu, buktikan, kosakata kita akan meningkat signifikan. Tidak hanya ratusan kosakata baru akan dimiliki, tetapi juga mengetahui dan memahami dalam penggunaannya. []

Tinggalkan Komentar Anda