Berita Foto Politik

Nobar-Diskusi Debat Pilkada Lampung Teknokra Unila: Fokus Infrastruktur, Minim Solusi Konkret

Nobar-Diskusi Debat Pilkada Lampung Teknokra Unila: Fokus Infrastruktur, Minim Solusi Konkret

Nobar dan diskusi publik debat pilkada gelaran Teknokra Unila. | Sendy Fi Ilan Syah

Nobar dan diskusi publik debat pilkada gelaran Teknokra Unila. | Sendy Fi Ilan Syah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Infrastruktur menjadi sorotan utama dalam debat kandidat Pilkada Lampung 2024 kemarin malam di Hotel Novotel.

Namun, diskusi publik pascadebat gelaran Teknokra Unila di Lamban Akas HMI Kemiling mengungkapkan para calon masih minim dalam menawarkan solusi konkret.

Amelia Nanda Sari, juru bicara tim pemenangan paslon nomor urut 2 Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela, mengakui pentingnya infrastruktur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ia mengatakan, paslon 01 atau 02 menyajikan infrastruktur sebagai prioritas karena peningkatan ekonomi sulit dioptimalkan jika infrastrukturnya tidak baik.

Di sisi lain, Watoni Noerdin, juru bicara paslon 01 Arinal Djunaidi-Sutono, menekankan perlunya kerja sama dengan pemerintah pusat dan peran aktif perusahaan melalui program CSR untuk mengatasi keterbatasan APBD dalam pembangunan infrastruktur.

Ia mengatakan, APBD Lampung Rp7,8 triliun atau sekarang menjadi Rp8,3 triliun. Untuk infrastruktur hanya Rp800 miliar.

“Itu tidak berbanding lurus dengan kebutuhan sebenarnya,” ungkap Watoni.

Meski demikian, peserta diskusi merasa kedua paslon belum menyajikan solusi yang cukup konkret dan terukur untuk mengatasi tantangan pembangunan infrastruktur di Lampung.

Dosen FISIP Unila Budi Harjo dalam nobar dan diskusi debat pilkada mengkritisi kurangnya detail dalam proposal infrastruktur kedua paslon.

“Bicara efektivitas, efisiensi, koordinasi, itu narasi yang normatif. Tapi sebetulnya apa sih jawaban konkritnya? Ini yang masih kurang,” ujarnya.

Budi menekankan pentingnya kandidat untuk tidak hanya menyampaikan visi umum, tetapi juga rencana aksi yang spesifik dan dapat diukur. [Sendy Fi Ilan Syah]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda