Hiburan

Model Lampung Intan Selvia, Jadi Model dan MUA Sama-Sama Jaga Profesionalitas

Model Lampung Intan Selvia, Jadi Model dan MUA Sama-Sama Jaga Profesionalitas

Intan Selvia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Intan Selvia sekarang lebih dikenal sebagai influencer dan selebgram. Akun TikTok-nya juga lumayan aktif.

Sebagai pekerja lepas, Intan punya kesempatan dan waktu untuk bersama keluarga. Lepas dari SMKN 4 Bandar Lampung, Intan memang sempat bekerja di kantor. Namun, hanya beberapa tahun.

Lepas itu ia memutuskan bekerja seperti sekarang. Intan dikenal sebagai model, muse, dan beberapa tahun terakhir malah menekuni sebagai make-up artist.

Jika biasanya didandan karena berpropfesi sebagai muse, ia kini juga mahir menjadi make-up artist (MUA).

Intan belajar sungguh-sungguh sehingga bisa mahir. Ia sampai kursus agar bisa menjadi MUA yang profesional.

Ia menyadari jika menyandarkan pada pekerjaan model dan muse, pasti ada batasnya. Ia juga melihat mulai banyak bermunculan model-model baru.

Jika tak mempunyai kemampuan lain, tentu akan menyulitkan ke depannya. Sebab itu ia mengantisipasi dengan belajar menjadi MUA.

Syukurnya, profesi itu kini bisa menjadi salah satu tumpuan rezekinya. Selain masih menjadi muse, ia juga sesekali diminta menjadi MUA.

Khususnya lagi pada perhelatan akad dan resepsi pernikahan. Pasar utama MUA kini memang di bidang wedding ini. Jika sudah dipercaya, bahkan bisa ditanggap pihak lain yang jaraknya jauh dari Bandar Lampung.

Intan bercerita,  ia pernah menjadi MUA di Sumberjaya, Lampung Barat. Bahkan, jika di luar Bandar Lampung, prosesinya berganti baju dan memoles hasil make-up-an bisa berkali-kali.

Bayangkan jika si pengantin bisa berganti pakaian sampai dengan tiga-empat kali.

Sejauh ini, Intan menikmati profesinya ini. Selain modeling, pageant, menjadi muse, dan MUA, ia juga aktif mengisi akun Instagram dan TikToknya.

Soal tampil di Tik-Tok ia mengaku sudah aktif selama empat tahun belakangan. Dari yang sekadar mengisi waktu sampai memang untuk berjualan. Bagi Intan, sekarang, pekerjaan apa saja asal halal dan mendatangkan pemasukan, gas pol.

Aktif di media sosial juga mendatangkan keuntungan tersendiri baginya. Beberapa klien ia dapatkan dari media sosial.

Kafe, misalnya, banyak yang memintanya untuk melakukan review. Baik dari sisi tempat, kenyamanan, dan utamanya soal menu makanan.

Kadang untuk produk kuliner, produk dikirim ke rumah sehingga ia tak perlu susah untuk datang atau visit.

Salah satu tantangan menjadi muse tentu saja wajah Intan sering terpapar kosmetik dari beragam merek. Kekhawatiran wajahnya iritasi lantaran itu sudah pasti ada.

Namun, sejauh ini, Intan bisa mengantisipasinya. Tips simpel darinya adalah begitu selesai sesi muse dan foto, segera membersihkan wajah. Jadi, partikel kosmetik tidak begitu lama mengendap di lapisan wajah.

Intan selalu demikian. Jika urusan sudah beres, ia cepat-cepat membersihkan. Pernah juga ia merasa tak cocok dengan sebuah produk sehingga berbekas beberapa lama di wajah.

Ramadan ini menjadi salah satu momentum baik bagi Intan. Selain puasa dan aktivitas ibadah lain, kegiatan muse dan MUA pun masih berjalan.

Andaipun tidak secara mandiri mendapat pekerjaan MUA, beberapa kenalan memercayakan dirinya menjadi asisten.

Bagi Intan, itu sudah membuatnya bahagia dan bersyukur atas karunia rezeki yang diberikan Allah swt.

Selamat berpuasa dan sukses selalu ya, Intan. [@adiansaputra27]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda