Bandar Lampung

Mengenal Putu Khesa Aradhanaya: Sosok Tenang dan Autentik di Balik Gelar Mekhanai Unila 2026

Mengenal Putu Khesa Aradhanaya: Sosok Tenang dan Autentik di Balik Gelar Mekhanai Unila 2026

Putu Khesa Aradhanaya

Wartalampung.id, Bandar Lampung— Ajang pemilihan Muli Mekhanai Universitas Lampung (MMU) 2026 kembali melahirkan talenta muda berbakat.

Salah satunya adalah Putu Khesa Aradhanaya, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Perancis angkatan 2026 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung asal Lampung Tengah.

Berdasarkan unggahan resmi Instagram Pendidikan Bahasa Perancis Unila (@bahasaperancis_unila), Putu berhasil meraih gelar sebagai Mekhanai Hukum dan Hak Asasi Manusia Universitas Lampung 2026.

Alumni SMPN 1 Putra Rumbia dan SMAN 1 Seputih Raman ini membagikan perjalanan serta filosofi hidupnya hingga berhasil menyabet gelar bergengsi di tingkat universitas tersebut.

Perjalanan Putu menuju panggung MMU 2026 tidak diraih secara instan.

Berawal dari keberanian untuk mencoba melangkah keluar dari zona nyaman, ia melewati serangkaian tahapan seleksi yang ketat hingga masa karantina.

“Awalnya coba-coba daftar. Prosesnya panjang dari seleksi sampai karantina, banyak belajar, dan akhirnya tidak menyangka bisa terpilih,” ungkap Putu saat menceritakan pengalamannya.

Sebelum aktif sebagai duta kampus di MMU 2026, Putu dikenal sebagai mahasiswa yang aktif menyeimbangkan kegiatan organisasi dan pencapaian akademik.

Pengalaman mandiri jauh dari zona nyaman diakuinya sebagai momen paling membentuk karakter, mendidiknya menjadi pribadi yang tangguh dan pantang menyerah.

Di balik figurnya yang tenang, konsisten, dan berdedikasi tinggi, Putu menilai kejujuran serta sikap autentik adalah faktor utama yang membantunya meluluhkan hati para dewan juri.

“Saya cuma jadi diri sendiri dan berusaha jujur waktu menjawab. Mungkin itu yang membuat juri melihat saya apa adanya,” tuturnya.

Menariknya, di balik pembawaannya yang dinilai serius oleh banyak orang, Putu mengaku memiliki sisi santai dan menyukai hal-hal yang tidak terduga (random).

Bagi Putu, ajang MMU bukan sekadar ajang unjuk penampilan atau estetika semata, melainkan wadah untuk membawa pengaruh positif dan kepedulian nyata bagi mahasiswa lain.

Dengan nilai autentisitas dan kepedulian yang ia bawa, Putu Khesa Aradhanaya siap mengemban amanah sebagai Mekhanai Hukum dan HAM Unila 2026 untuk menginspirasi serta memberi dampak nyata bagi civitas akademika dan masyarakat. [Mirliana Amira]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda