MC Hari Santri Nasional berlatih tiga bahasa. | Resta Anggraini

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Untuk memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional 2023, berbagai persiapan telah dilakukan.
Panitia mengadakan Expo Festival Kebudayaan Pesantren sekaligus Muhadharah Kubra Ma’had Al Jami’ah UIN Raden Intan Lampung yang akan dilaksanakan pada 18-20 Oktober mendatang bertempat di GSG UIN Raden Intan Lampung.
Akan ada banyak lomba serta penampilan dari mahasantri Ma’had Al Jami’ah UIN Raden Intan Lampung. Ini tentu saja akan semakin menarik karena acara akan dibawakan oleh pembawa acara atau master of ceremony (MC) dengan tiga bahasa.
“Untuk MC formal akan dibawakan oleh Dafa (bahasa Arab), Inaya (bahasa Inggris), dan Safna (bahasa Indonesia),” ucap Safna mewakili dua MC lainnya tadi malam kepada wartalampung.id usai latihan di mahad setempat.
Ketiganya akan menjadi MC pada Muhadharah Kubra Ma’had Al Jami’ah.
Inaya mengatakan, yang menjadi kendala sejauh ini hanya dalam penghafalan, pelafalan teks dari intonasi serta chemistry satu dengan lainnya.
Untuk MC itu, kata dia, berupa formal dan nonformal.
“Nonformal itu lebih santai dan kemungkinan chemistry lebih cepat dapat, sedangkan formal terkesan kaku,” kata dia.
Inaya menambahkan, untuk pakaian akan disediakan oleh pihak Ma’had Al Jami’ah. Untuk persiapan mereka sudah mencapai 50 persen dengan empat kali latihan sampai tadi malam. [Resta Anggraini]

Tinggalkan Komentar Anda