Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA. | Dokumentasi Teknokrat
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), Kampus Terbaik di Lampung, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., MBA., menyampaikan pesan penting kepada para mahasiswa dalam peringatan malam Nuzululquran yang digelar pada Kamis malam, 6 Maret 2026.
Acara yang berlangsung khidmat di Masjid Asmaul Yusuf kampus setempat ini dihadiri oleh jajaran yayasan, dosen, dan ratusan mahasiswa.
Dalam paparannya, Nasrullah mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadi bagian dari Generasi Z (Gen Z) yang tangguh dan memiliki mentalitas pemenang. Beliau menekankan pentingnya karakter positif dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Gen Z harus tangguh. Saya menyarankan agar kalian tidak banyak mengeluh dan tidak sekadar suka mengkritik tanpa memberikan masukan yang berarti. Kritik yang baik adalah kritik yang disertai dengan solusi atau kontribusi nyata,” tegas Nasrullah di hadapan para jamaah.
Lebih lanjut, Rektor juga menyoroti penggunaan teknologi di kalangan anak muda. Ia menganjurkan agar mahasiswa membatasi durasi bermain ponsel dan mengalihkan fokus penggunaan perangkat tersebut untuk hal-hal yang produktif, seperti belajar, berinovasi, atau mencari peluang pengembangan diri.
Acara ini turut dihadiri oleh Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat, Hj. Hernaini, S.S., M.Pd., serta Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat, Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., CA., Ak. Kehadiran tokoh-tokoh penting yayasan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan nilai-nilai religius di lingkungan kampus.
Sebagai penceramah utama, hadir Dr. Mahmudin Bunyamin, Lc., M.A. Dalam ceramahnya, ia mendorong para mahasiswa untuk menumbuhkan kecintaan membaca Al-Qur’an. Ia memberikan target khusus selama bulan suci Ramadan agar para mahasiswa setidaknya dapat mengkhatamkan Alquran minimal satu kali.
Mahmudin juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang dinilai memiliki nuansa keagamaan yang sangat kental.
Menurutnya, atmosfer religius di Teknokrat tidak hanya terasa selama bulan Ramadan saja, tetapi juga terjaga secara konsisten di bulan-bulan lainnya melalui berbagai kegiatan positif di Masjid Asmaul Yusuf.
Kegiatan Nuzululquran ini ditutup dengan doa bersama, memperkuat komitmen kampus untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.
Kegiatan Nuzululquran di Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) selaras dengan beberapa poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), yang menunjukkan peran kampus sebagai agen perubahan sosial dan spiritual:
SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas)
Pendidikan Karakter: Paparan Rektor yang mendorong Gen Z menjadi tangguh, tidak banyak mengeluh, dan solutif merupakan bentuk penguatan karakter 1.4.2.
Literasi & Lifelong Learning: Ajaran untuk rutin membaca Al-Qur’an dan memanfaatkan teknologi secara produktif mendukung target peningkatan literasi dan pembelajaran sepanjang hayat 1.5.7.
SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh)
Moderasi Beragama: Kegiatan keagamaan yang konsisten membangun harmoni sosial di lingkungan kampus, yang berkontribusi pada stabilitas dan inklusivitas masyarakat 1.1.4.
Etika & Integritas: Larangan mengkritik tanpa solusi bertujuan membentuk budaya komunikasi yang beretika, mendukung terciptanya institusi pendidikan yang lebih kuat dan akuntabel 1.4.1.
SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)
Kolaborasi Akademis-Religius: Kehadiran jajaran yayasan, dosen, dan penceramah tamu menunjukkan kolaborasi lintas sektor dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual ke dalam kurikulum pendidikan tinggi 1.1.1.
Secara keseluruhan, integrasi nilai-nilai agama ini menjadi motor transformasi sosial bagi mahasiswa sebagai warga global yang bertanggung jawab 1.1.9. []

Tinggalkan Komentar Anda