Semarak Hari Ayah inisiasi PW Salimah Lampung. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – PW Salimah Lampung menghadirkan kontribusi nyata bagi penguatan literasi siswa di Provinsi Lampung melalui penyelenggaraan Lomba Hari Ayah 2025 yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Keratun pada Sabtu (15/11), sejalan dengan upaya Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dalam meningkatkan kemampuan literasi baca-tulis serta literasi digital di kalangan pelajar.
Perlombaan memiliki 3 kategori utama yakni foto, video, dan esai. Tanpa sekadar menjadi kompetisi, ajang ini dirancang agar siswa mampu membaca fenomena sosial, memaknai ulang peran ayah dalam keluarga, dan mengubahnya menjadi karya kreatif.
Pada lomba video, peserta ditantang menyusun narasi visual yang utuh, mulai dari penentuan sudut pandang, penyusunan alur, hingga penyajian pesan. Hal ini sejalan dengan kebutuhan literasi digital yang kini menjadi kompetensi penting dalam dunia pendidikan.
Lomba foto menjadi ruang penguatan literasi visual, di mana pelajar diminta menangkap pesan hanya melalui satu bingkai. Aktivitas ini mendorong mereka mengamati, menganalisis, dan memilih objek yang relevan dengan tema, sebuah proses yang turut mengembangkan kemampuan membaca konteks dan simbol visual.
Sementara itu, kategori esai memfokuskan pada literasi membaca dan menulis secara langsung. Peserta dituntut menyusun gagasan secara runtut, argumentatif, dan reflektif, yakni kompetensi inti yang saat ini sedang diperkuat di sekolah-sekolah untuk meningkatkan mutu kemampuan bahasa dan berpikir kritis pelajar.
Ketua PW Salimah Lampung, Rita Aprilyawati, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya peringatan Hari Ayah, tetapi juga bentuk partisipasi organisasi dalam mendukung pemerintah meningkatkan budaya literasi.
Ia menilai bahwa ketika siswa diberi ruang untuk mengekspresikan gagasan dalam beragam bentuk, kemampuan literasi mereka tumbuh lebih alami dan kontekstual.
Selain lomba, panitia menghelat gelar wicara bersama Nadirsah Hawari yang membahas pentingnya peran ayah dalam dinamika keluarga.
Materi tersebut memperluas pemahaman peserta dan menjadi pendorong bagi mereka dalam menyusun karya yang lebih kaya perspektif.
Dengan menggabungkan kompetisi, edukasi, dan refleksi sosial, Lomba Hari Ayah 2025 yang digelar PW Salimah Lampung semakin menegaskan bahwa upaya peningkatan literasi siswa dapat dilakukan melalui pendekatan kreatif dan relevan dengan kehidupan mereka.
Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi yang mampu memperkuat budaya literasi secara lebih menyeluruh di lingkungan pendidikan Lampung. []

Tinggalkan Komentar Anda